Text
Aktivitas Antioksidan dan Penetapan Kadar Fenolik dan Tanin Total Ekstrak Etanol 96% Daun Sukun (Artocarpus altilis) serta Profil Pengelompokanya dengan Kemometrika
Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak etanol 96% daun sukun memiliki nilai 1C50, kadar fenolik dan tanin secara berturut-turut dari 6 Kecamatan di Jawa Tengah yaitu Kecamatan Mranggen adalah 166,58 ± 0,18 ppm; 199,5 ± 0,28 mgGAE/g; dan 64,5 ± 0,5 mgTAE/g. Kecamatan Pamotan 157,74 ± 0,35 ppm; 235 ± 0,28 mgGAE/g; dan 110,7 ± 0,87 mgTAE/g. Kecamatan Gajahmungkur 130,14±0,16 ppm; 266,5±1,15 mgGAE/g; dan 53,80 ± 1,04 mgTAE/g. Kecamatan Gunungpati 94,57 ± 0,18 ppm; 412,5 ± 2,5 mgGAE/g; dan 184,5 ± 1 mgTAE/g. Kecamatan Bandungan 83,14 ± 0,09 ppm; 466,25 ± 1.9 mgGAE/g; dan 123,5 ± 1 mgTAE/g. Kecamatan Tengaran 89,41 ± 0,11 ppm; 603,75 ± 2,6 mgGAE/g; dan 152,6 ± 2.75 mgTAE/g. Pengelompokan dengan metode PCA dan CA menghasilkan sampel terbagi menjadi 4 kelompok. Kelompok 1 terdiri dari Kecamatan Mranggen dan Kecamatan Pamotan, kelompok 2 Kecamatan Gajahmungkur, kelompok 3 terdiri dari Kecamatan Gunungpati dan Kecamatan Bandungan, dan kelompok 4 Kecamatan Tengaran.
Tidak tersedia versi lain