Text
Monitoring Efek Samping Obat Kemoterapi Pada Pasien Kanker Payudara di Rumah Sakit Islam Sultan Agung Semarang
Penelitian dilakukan secara observasional dengan desain cross sectional. Data diperoleh secara retrospektif dari informasi keluhan efek samping yang pernah dialami pasien setelah melakukan kemoterapi dan penulusuran catatan rekam medis. Didapatkan sebanyak 40 sampel yang memenuhi kriteria inklusi. Evaluasi efek samping mengacu pada British Columbia Cancer Agency Clinical Pharmacy Guide dan penilaian algoritma naranjo. Data dianalisis secara deskriptif.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa regimen kemoterapi yang paling banyak digunakan adalah doksetaksel dan doksorubisin (27,5%). Pasien banyak mengalami efek samping rambut rontok (92,5%), nafsu makan turun (72,5%), mual (75,5%), anemia (pusing) (67,5%) dan muntah (50%). Kombinasi paklitaksel dan sisplatin paling banyak menyebabkan efek samping (76,7%). Penilaian kausalitas efek samping kemoterapi pada pasien kanker payudara menggunakan algoritma naranjo dikategorikan probable (100%).
Tidak tersedia versi lain