Text
Pengaruh Perbedaan Metode Ekstraksi terhadap Kadar Senyawa Fenolik dan Flavonoid pada Ekstrak Daun Salam Muda (Eugenia polyantha Wight)
Ekstrak etanol daun salam muda (EEDSM) diperoleh dengan menggunakan variasi metode ekstraksi maserasi, Microwave Assisted Extraction (MAE), dan Ultrasound Assisted Extraction (UAE) dengan pelarut etanol 70%. Pengujian kadar fenolik dan flavonoid total EEDSM menggunakan metode spektrofotometri UV- Vis dengan pembanding asam galat dan kuersetin. Penetapan kadar menggunakan regresi linier dan one way anova untuk mengetahui secara kuantitatif signifikansi perbedaan antara pengaruh metode ekstraksi dengan nilai kadar terhadap kandungan senyawa aktifnya.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa EEDSM dengan variasi metode ekstraksi maserasi, MAE, dan UAE memiliki kadar fenolik total berturut-turut sebesar 208,8±1,7; 129,3±1,5; 177,3±0,7 mgGAE/g ekstrak serta kadar flavonoid total dengan nilai berturut-turut sebesar 4,83±0,05; 2,40±0,04; 2,96±0,09 mgQE/g ekstrak. Terdapat perbedaan signifikan terhadap semua kelompok ekstrak etanol daun salam muda.
Tidak tersedia versi lain