Text
Toksisitas Akut Ekstrak Etanol Daun Kedondong (Spondias dulcis) Terhadap Hepar Mencit Balb/C
Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental dengan rancangan randomized matched post testonly control group. EEDK dibuat dengan metode maserasi dengan menggunkan etanol 70%. Uji toksisitas akut dilakukan menggunakan metode fixed dose yang terdiri atas uji pendahuluan dan uji utama. Berdasarkan uji pendahuluan ditetapkan dosis 2000 mg/kg BB sebagai dosis awal untuk uji utama. Hewan uji dibagi menjadi 2 kelompok yaitu kelompok kontrol diberikan CMC Na 1% dan kelompok perlakuan diberikan EEDK 2000 mg/kg BB, masing-masing kelompok menggunakan 5 ekor mencit Balb/c pada uji utama. Makroskopis hepar dianalisis secara deskriptif sedangkan kadar SGPT dan SGOT dianalisis statistic dengan taraf kepercayaan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa kondisi hepar secara makroskopis pada kelompok EEDK normal. Meskipun demikian, rata-rata kadar SGPT (896,692 U/L) melebihi batas normal secara signifikan dibandingkan kontrol dan kadar SGOT (159,14 U/L) dalam batas normal namun lebih tinggi secara signifikan dibandingkan kontrol. Hal tersebut dapat disimpulkan bahwa EEDK telah menunjukkan efek toksik akut pada hepar.
Tidak tersedia versi lain