Text
Pengaruh Konsentrasi Trietanolamin dalam Krim Serbuk Kering Daun Bayam Merah (Amaranthus Tricolor L.) dengan Metode Foam Mat Drying terhadap Karakteristik Kimia Fisika dan Stabilitas Fisik
Daun bayam merah (Amaranthus tricolor L.) merupakan tanaman yang memiliki antioksidan alami yang cukup berpotensi dalam mencegah penuaan dini. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh konsentrasi trietanolamin dalam krim serbuk kering daun bayam merah terhadap karakteristik kimia fisika dan stabilitas fisik sediaan krim.
Sediaan krim dibuat dengan variasi konsentrasi Trietanolamin FI (2%), FII (2,5%), FIII (3%). Daun bayam dilakukan penyerbukan dengan metode foam mat drying kemudian dibuat krim M/A. Karakteristik kimia fisika meliputi uji organoleptis, homogenitas, pH, daya lekat, daya sebar, viskositas. Pengujian stabilitas fisik disimpan pada climatic chamber dengan suhu 30ºC selama 35 hari. Data organoleptis, homogenitas dianalisis menggunakan metode deksriptif. Data daya lekat, daya sebar, viskositas, pH dianalisis menggunakan metode regresi linier. Data stabilitas fisik dianalisis menggunakan uji One-way Anova.
Krim yang dibuat dalam variasi konsentrasi trietanolamin FI, FII, dan FIII memiliki tekstur lembut, berwarna putih kehijauan, bau khas daun bayam merah dan homogen. Serbuk kering daun bayam mengalami perubahan warna setelah proses pengeringan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa semakin tinggi konsentrasi trietanolamin maka pH, daya lekat dan viskositas semakin meningkat sedangkan daya sebar semakin menurun. Semua krim dengan konsentrasi trietanolamin 2%, 2,5%, 3% menunjukkan hasil yang stabil secara fisik.
Tidak tersedia versi lain