Text
Optimasi Suhu Operasi Ekstraksi Secara Ultrasonik dari Ekstrak Air Bunga Telang (Clitoria ternatea L.) terhadap Aktivitas Sitotoksik Sel Kanker T47D
Prevalensi kasus kanker paling banyak terjadi di Indonesia adalah kanker payudara, dengan kemampuan sel kanker dalam bermetastasis atau menyebar ke organ lain. Sehingga mendorong usaha pengembangan obat antikanker dari bahan alam. Bunga telang terbukti memiliki aktivitas sitotoksik. Penggunaan suhu operasi ekstraksi dapat mempengaruhi penarikan metabolit sekunder. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh suhu operasi ekstraksi dari ekstrak air bunga telang terhadap aktivitas sitotoksik sel kanker T47D. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak air bunga telang dengan optimasi suhu operasi memiliki aktivitas sitotoksik terhadap sel kanker T47D dengan nilai pada suhu 30℃ (341,01 ± 13,19 µg/mL), 40℃ (346,00 ± 17,86 µg/mL), 50℃ (360,49 ± 19,90 µg/mL) dan 60℃ (293,05 ± 15,44 µg/mL). Dari keempat suhu operasi ekstrak air bunga telang pada suhu 60℃ memiliki aktivitas sitotoksik lebih besar dalam menghambat pertumbuhan sel kanker T47D, namun secara statistik tidak terdapat perbedaan yang signifikan dari masing-masing suhu operasi.
Tidak tersedia versi lain