Text
Simulasi Aerodinamika Pada Model Mobil Elektrik W01 Menggunakan Software Solidworks
Aerodinamika dapat diartikan sebagai ilmu pengetahuan untuk kajian pergerakan udara, khususnya ketika udara melewati dengan benda padat. Aerodinamika dapat berpengaruh terhadap efisiensi bahan bakar suatu kendaraan. Ada beberapa cara untuk mengetahui bentuk aerodinamika. Pertama melakukan eksperimen dengan memasukan kendaraan pada terowongan angin. Kedua dengan menggunakan software CFD (Computational Fluid Dynamic). Keuntungan menggunakan software CFD peneliti dapat membuat berbagai bentuk desain tanpa mengeluarkan biaya tambahan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui nilai koeffisien drag pada desain model mobil elektrik W01. Simulasi dilakukan dengan beberapa variasi yang pertama yaitu dengan 4 kecepatan yaitu 15km/jam, 30km/jam, 45km/jam, dan 60km/jam. Kedua dengan kemiringan kaca depan mobil 145º, 150º, dan 155º. Ketiga dengan kemiringan kaca belakang mobil 65º, 70º, dan 75º. Didapatkan nilai koeffisien drag (CD) desain model mobil elektrik W01 variasi kemiringan kaca depan 145º dengan kemiringan kaca belakang 65º CD = 0,489-0,535; 70º CD = 0,492-0,539; dan 75º CD = 0,496-0,543 . Kemiringan kaca depan 150º dengan kemiringan kaca belakang 65º CD = 0,464-0,514; 70º CD = 0,470-0,519; dan 75º CD = 0,473- 0,521. Kemiringan kaca depan 155º dengan kemiringan kaca belakang 65º CD = 0,440-0,495; 70º CD = 0,441-0,497; dan 75º CD = 0,451-0,500. Berdasarkan nilai koefisien drag pada klasifikasi jenis kendaraan bahwa koefisien drag yang dihasilkan pada simulasi desain model mobil elektrik W01 masih sesuai dengan nilai rata-rata pada umunya.
Tidak tersedia versi lain