Text
Pengaruh Pelatihan Dan Komunikasi Terhadap Kinerja Karyawan (Studi Kasus Pada RSUD Tugurejo Semarang)
Pelatihan merupakan keseluruhan kegiatan untuk meningkatkan produktivitas pada tingkat keahlian sesuai dengan pekerjaan. Komunikasi merupakan pengiriman dan penerimaan pesan atau berita antara dua orang atau lebih sehingga pesan yang dimaksud dapat dipahami. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh pelatihan dan komunikasi terhadap kinerja karyawan di RSUD Tugurejo, Semarang. Dalam penelitian ini data yang digunakan adalah data primer atau kuesioner. Sedangkan populasi penelitian ini meliputi keseluruhan karyawan pada RSUD Tugurejo, Semarang. Metode pengambilan sampel yang digunakan adalah probability sampling, dengan jumlah sebanyak 179 responden. Metode analisis data yang digunakan adalah uji validitas, uji reliabilitas, uji asumsi klasik (uji normalitas, uji multikolonieritas, uji heteroskedastisitas), analisis regresi linier, analisis regresi linier berganda, uji t (parsial), uji F (simultan), koefisien determinasi. Pengujian secara parsial (uji t) variabel pelatihan menunjukkant hitung 7,515 > tabel 1,98 dan taraf signifikansi 0.000 0.05 sehingga terdapat pengaruh positif signifikan pelatihan terhadap kinerja karyawan, pengujian secara parsial (uji t) variabel komunikasi menunjukkan t hitung 5,009 > t tabel 1.98 dan taraf signifikansi 0,000 < 0.05 sehingga terdapat pengaruh positif signifikan komunikasi terhadap kinerja karyawan. Pengujian secara simultan (uji F) variabel pelatihan dan komunikasi menunjukkan pengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan. Hasil uji koefisien determinasi menunjukkan pengaruh pelatihan dan komunikasi terhadap kinerja bernilai sebesar 71.4%, sedangkan selebihnya 28.6% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak termasuk dalam penelitian ini. Kata Kunci: Pelatihan, Komunikasi, Kinerja Karyawan.
Tidak tersedia versi lain