Text
Analisis Collision Pada Rangka Mobil Listrik W01 Dengan Metode Elemen Hingga
Analisis ini bertujuan untuk menganalisis dampak deformasi yang terjadi pada chassis mobil listrik W01. Metode pengujian menggunakan metode elelemen hingga dengan memvariasikan model collision yang tejadi antara lain simulasi full- wrap frontal collision test dan offset frontal collision test. Desain pembuatan chassis mobil W01 menggunakan software solidworks 2021, setelah desain sudah siap kemudian diimport dengan format iges (*.Igs) lalu disimulasikan menggunakan software ansys. Dari hasil simulasi didapatkan sebuah deformasi yang menimbulkan perubahan bentuk pada struktur chassis yang dipengaruhi oleh variasi kecepatan. Adapun collision ini dilakukan dengan kecepatan 60 km/jam, 50 km/jam, dan 40 km/jam pada semua metode collision sesuai dengan standar FMVSS 204. Analisa deformasi yang terjadi dilakukan ketika terjadi impact antara kendaraan dengan barrier. Hasil dari simulasi menunjukkan deformasi terbesar terjadi pada pengujian full width frontal collision terhadap chassis kecepatan 60 km/jam, yaitu sebesar 16,667 mm. Sedangkan deformasi terkecil terjadi pada pengujian offset frontal collision terhadap chassis pada kecepatan 40 km/jam yaitu sebesar 11,111 mm. Hasil dari pengujian collision pada chassis W01 menunjukkan deformasi yang sangat kecil sehingga masih jauh dari batas maksimal yang ditentukan oleh standard FMVSS 204, yaitu sebesar 127 mm. Sehingga desain chassis mobil W01 dinyatakan aman, baik pada saat pengujian full width frontal collision maupun pada pengujian offset frontal collision.
Tidak tersedia versi lain