Text
Pengaruh Ekstrak Etanol Daun Eceng Gondok (Eichhornia Crassipes) Terhadap Peningkatan Ekspresi Protein Bax Pada Sel Kanker Payudara T47d
Eceng Gondok (Eichhornia crassipes) terbukti merupakan tanaman yang mempunyai kandungan senyawa alkaloid, flavonoid, dan fenolik. Senyawa flavonoid terbukti dapat digunakan sebagai antikanker dengan cara menginduksi apoptosis. Protein Bax sendiri melewati jalur intrinsik dapat bertindak sebagai agen proapoptosis. Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh Ekstrak Etanol Daun Eceng Gondok (EEDEG) terhadap kenaikan ekspresi protein Bax pada sel kanker payudara T47D.
Ekstraksi serbuk daun eceng gondok dilakukan dengan metode ultrasonik menggunakan pelarut etanol EEDEG diuji aktivitas sitotoksik menggunakan metode MTT dengan konsentrasi 2000 µg/ml, 1000 µg/ml, 500 µg/ml; 250 µg/ml, 125 µg/ınl; dan 62,5 µg/ml. Kemudian dilakukan uji ekspresi protein Bax menggunakan metode imunositokimia dengan seri konsentrasi ICs). ICso, dan IC yang diamati menggunakan mikroskop dimana uji statistik yang digunakan disini adalah Uji Anova dan Post hoc dan dianalis menggunakan software ImageJ.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa EEDEG memiliki aktivitas sitotoksik dengan ICs sebesar 468,72 µg/ml. Hasil analisis uji imunositokimia pada seri konsentrasi SICS. IC IC berturut-turut sebesar 3.904%, 5.067%, dan 6.664% yang dibandingkan dengan kontrol sel sebesar 1.202 %. Uji ekspresi protein menunjukan bahwa EEDEG dapat meningkatkan ekspresi protein Bax pada sel kanker payudara T47D.
Tidak tersedia versi lain