Text
Analisis Pengaruh Komunikasi Organisasi Dan Disiplin Kerja Terhadap Kinerja Pegawai (Studi Pada Kantor Kecamatan Tembalang Kota Semarang)
Penelitian ini bertujuan untuk menguji dan menganalisis komunikasi organisasi dan disiplin kerja terhadap kinerja pegawai di kantor Kecamatan Tembalang. Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuisioner pada pegawai kantor Kecamatan Tembalang. Analisis data pada penelitian ini menggunakan bantuan SPSS versi 16. Pengujian data yang digunakan dalam penelitian ini meliputi uji validitas, uji reliabilitas, uji asumsi klasik dan analisis regresi linier untuk menguji dan membuktikan hipotesis penelitian. Pertanyaan penelitian yang diajukan dalam penelitian ini adalah: (1) pengaruh komunikasi organisasi terhadap kinerja pegawai, (2) pengaruh disiplin kerja terhadap kinerja pegawai, (3) pengaruh komunikasi organisasi dan disiplin kerja terhadap kinerja pegawai. Secara bersama-sama serta faktor kecerdasan mana yang paling mempengaruhi. Dari hasil penelitian ini menunjukkan secara parsial melalui perhitungan yang dilakukan diperoleh nilai koefisien sebesar 0.616 dan nilai t hitung sebesar 2.327 >t tabel sebesar 1.667 dengan signifikasi 0,023. Dikatakan positif signifikan jika probabilitas lebih kecil dari 0,05 yang berarti bahwa HI menerima Ha dan menolak Ho, yang berarti jika komunikasi organisasi meningkat maka kinerja pegawai akan mengalami peningkatan. Untuk variabel disiplin kerja dengan nilai koefisien sebesar 0,616 dan t hitung sebesar 6.071 t tabel 1,667 dengan signifikan 0.000 lebih kecil dari 0.05 yang berarti bahwa H2 menerima Ha dan menolak Ho, yang berarti jika disiplin kerja meningkat maka kinerja pegawai akan mengalami peningkatan. Dari hasil pengujian hipotesis H3 yang dilakukan membuktikan adanya pengaruh simultan antara komunikasi organisasi dan disiplin kerja tdengan f hitung 57.905 > f tabel 3.13 dengan taraf signifikan 0,000 lebih kecil dari 0,05 yang berarti bahwa hipotesis penelitian ini menerima Ha dan menolak Ho. Bahwa komunikais organisasi dan disiplin kerja berpengaruh terhadap kinerja pegawai, nilai koefisien determinasi a (adjusted R²) yang diperoleh sebesar 0.616. hal ini berarti kontribusi komunikasi organisasi dan disiplin kerja terhadap kinerja pegawai memiliki kontribusi sebesar 61.6 persen dan sisanya 38,4 persen dijelaskan oleh faktor-faktor yang lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini. Kata kunci: komunikasi organisasi, disiplin kerja, kinerja pegawai.
Tidak tersedia versi lain