Text
Pengaruh Separator Zeolit Dan Dimensi Terminal Plat Terhadap Kinerja Baterai
Baterai adalah salah satu media penyimpan energy yang paling umum digunakan, dari mulai jam, perangkat portable hingga mobil listrik yang mulai diarahkan menjadi pengganti mobil berbahan bakar konvensional. Dengan adanya keramik zeolit berpori sebagai pengganti elemen baterai di usahakan dapat meningkatkan konduktivitas ionik dan kestabilan termal pada baterai. Metode penelitian merupakan sebuah terobosan baru untuk dijadikan sebuah energi dengan cara menggantikan sel – sel elektroda yang ada di dalam baterai dengan pasir zeolit yang dicampur tepung kanji dan cairan H2SO4. Proses pembuatan keramik zeolit dengan menggunakan tekanan 10 MPa dengan massa 30 gr campuran pasir zeolit 93,4 gram dan tepung kanji 6,6 gram menggunakan variasi ukuran anoda dan katoda menghasilkan voltase yang berbeda-beda yaitu baterai ukuran anoda dan katoda 6 × 5 cm menghasilkan tegangan listrik sebesar 3,78 Volt sedangkan untuk variasi ukuran anoda dan katoda 6 × 4 cm menghasilkan tegangan listrik sebesar 3,65 Volt dan variasi ukuran anoda dan katoda 6 × 3 cm menghasilkan tegangan listrik sebesar 1,91. Ini terjadi karena cairan asam sulfat elektroda yang direndam akan bereaksi banyak melepas elektron sehingga elektroda mengalami oksidasi dan reduksi elektron. Semakin besar variasi ukuran anoda dan katoda maka reaksi oksidasi dan reduksi juga besar, sehingga tegangan yang dihasilkan juga besar.
Tidak tersedia versi lain