Text
Uji Antidiare Ekstrak Etanol Daun Parijoto (Medinilla Speciosa Blume) Pada Mengit Jantan Galur Balb/C Yang Diinduksi Castor Oil
Daun parijoto adalah salah satu tanaman yang dimanfaatkan sebagai obat diare, dan salah satu senyawa aktif yang teridentifikasi dalam daun parijoto adalah tanin. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi senyawa tanin dan membuktikan efek antidiare ekstrak daun parijoto (Medinilla speciosa Blume) terhadap mencit yang telah diinduksi dengan castor oil secara per-oral.
Ekstrak daun parijoto diperoleh dengan metode maserasi menggunakan pelarut etanol 70%. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental dengan randomized matched post test only control group design. Sebanyak 30 ekor mencit jantan galur Balb/C dibagi menjadi 6 kelompok perlakuan yaitu kelompok 1 (kontrol negatif tanpa pelakuan) diberi suspensi PGA 3% 20 mL/kgBB dan NaCI 0.9% 20 mL/kgBB, kelompok II (kontrol negatif dengan perlakuan) diberi suspensi PGA 3% 20 mL/kgBB, kelompok III diberi loperamid HCl dosis 100 mg/kgBB, dan kelompok IV, V, VI diberi perlakuan dengan ekstrak daun parijoto dosis (500, 1.000, 2.000) mg/KgBB. Setelah 60 menit, mencit kelompok II-VI diberikan 1.0 ml. castor oil per-oral. Data yang diamati adalah waktu mular terjadinya diare, berat feses cair dan tidak berbentuk selama 8 jam. Data yang diperoleh dianalisis secara statistik menggunakan SPSS 16.0 dengan taraf kepercayaan 95%.
Hasil identifikasi senyawa menunjukkan ekstrak daun parijoto positif mengandung tanin dan hasil penelitian menunjukkan ekstrak etanol daun parijoto dosis 1.000 mg/kgBB memiliki kemampuan dalam menunda terjadinya diare pada mencit jantan galur Balb/C Ekstrak etanol daun parijoto 2.000 mg/kgBB mempunyai aktivitas antidiare karena mampu mengurangi jumlah feses cair dan tidak berbentuk pada mencit sebesar 62 94%
Kata kunci: efek antidiare, ekstrak etanol daun parijoto, castor oil induced diarrhea
Tidak tersedia versi lain