Text
Pengaruh Perilaku Alturisme Dan Work Involvement Terhadap Kinerja Pegawai (Studi Pada Badan Pusat Statistik Jawa Tengah)
Perilaku altruisme adalah perilaku membantu karyawan lain tanpa ada paksaan pada tugas-tugas yang berkaitan erat dengan operasi-operasi organisasional. Sedangkan work involvement adalah bagaimana orang melihat pekerjaan mereka hubungan dengan lingkungan kerja, pekerjaan itu sendiri, dan bagaimana pekerjaan dan kehidupan mereka bercampur. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Perilaku altruisme dan work involvement terhadap kinerja pegawai pada Badan Pusat Statistk Jawa Tengah. Dalam penelitian ini data yang digunakan adalah data primer atau kuesioner dan data sekunder atau wawancara. Populasi dalam penelitian ini adalah pegawai aparatur sipil negara (ASN) BPS. Sedangkan metode yang digunakan dalam pengambilan sempel adalah non-probability sampling, dengan jumlah sebanyak 105 responden. Metode analisis data yang digunakan adalah uji validitas, uji reliabilitas, uji asumsi klasik (uju normalitas, uji multikolonieritas, uji heteroskedastisitas), analisis regresi linier, uji regresi linier berganda, uju t (parsial), uji F (simultan), dan uji koefisien determinasi. Pengujian secara parsial (uji t) variabel perilaku altruisme menunjukkan t hitung 3,141 > t tabel 1,65 dan taraf signifikansi 0,02 < 0,05 sehingga terdapat pengaruh positif signifikan perilaku altruisme terhadap kinerja pegawai, pengujian secara parsial (uji t) variabtel work involvement menunjukkan t hitung t hitung 2,220 > t tabel 1,65 dan taraf signifikan 0,029 > 0,05 terdapat pengaruh positif tidak signifikan work involvement terhadap kinerja pegawai. Pengujian secara simultan (uji F) menunjukkan perilaku altruisme dan work involvement. Hasil uji koefisien determinasi menunjukan perilaku altruisme dan work involvement berpengaruh terhadap kinerja pegawai 22,7% sedangkan 47,6% lainnya dipengaruhi oleh model diluar variabel yang dibahas dalam penelitian ini.
Tidak tersedia versi lain