Text
Formulasi Dan Uji Aktifitas Spray Gel Tabir Surya Ekstrak Etanol Daun Bayam Merah (Amaranthus Cruentus L.) Secara In Vitro
Sinar UV A dan UV B memiliki efek buruk untuk kulit. Daun bayam merah (Amaranthus cruentus L) diketahui mengandung senyawa golongann flavonoid yaitu antosianin yang dapat menyerap sinar UV. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengevaluasi karakter fisik spray gel dan nilai Sun Protecting Factor (SPF) ekstrak dalam bentuk sedian spray gel.
Serbuk daun bayam merah diekstraksi dengan metode maserasi menggunakan pelarut etanol 70%. Ekstrak diformulasikan menjadi spray gel dengan seri konsentrasi FI (11%); FII (12%); FIII (13%) kemudian diuji sifat fisik meliputi uji organoleptik, homogrnitas, pH, viskositas, daya semprot, daya sebar, waktu kering dan penentuan nilai SPF. Hasil uji organoleptis, homogenitas, dan daya lekat dianalisis secara deskreptif. Data uji pH, viskositas, daya semprot, dan waktu kering dianalisis menggunakan regresi linear. Penentuan nilai SPF menggunakan metode Mansur dan dianalisis secara deskriptif.
Hasil evaluasi fisik menunjukkan semua formula secara organoleptik berwarna hijau muda, bau khas daun bayam merah, tekstur agak kental dan homogen dengan pH berada pada kisaran 5.14-5.37. Daya lekat pada ketiga formula dapat melekat dan tidak mengalir. Viskositas pada Fl. FII dan FIII berturut-turut sebesar 5,340,5; 7,0±0,0; 9,040,0. Daya semprot pada FI dan FII dapat mudah disemprotkan dengan pola semprot menyebar rata, sedangkan pada FIII pola semprot hanya membentuk satu titik. Nilai SPF pada sediaan spray gel EEDBM FI, FII, dan FIII yaitu sebesar 7.2, 10.1, 19,3 yang artinya menunjukkan adanya potensi yaitu tabir surya kategori ultra
Kata kunci Daun bayam merah (Amaranthus cruenthus L.). spray gel, tabir surya
Tidak tersedia versi lain