Text
Karakterisasi dan Uji Aktivitas Antibakteri Isolat Jamur Endofit Daun Kakao (Theobroma Cacao L.) Terhadap Escherichia Coli dan Staphylococcus Aureus
Jamur endofit merupakan mikroorganisme yang hidup dalam sel tumbuhan dan dapat menghasilkan metabolit sekunder. Daun kakao (Theobroma cacao L.) mengandung senyawa polifenol yang diketahui memiliki aktivitas antibakteri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui fase stasioner jamur endofit serta karakteristik dan aktivitas antibakteri isolat jamur endofit daun kakao terhadap Escherichia coli dan Staphylococcus aureus.
Isolat jamur endofit daun kakao didapatkan dengan cara tanam langsung pada media Potato Dextrosa Agar dan Chloramphenicol (PDAC) dengan sterilisasi daun menggunakan etanol 70% dan Natrium Hipoklorit (NaOCI) 0,525%. Jamur endofit yang tumbuh diukur diameter laju pertumbuhan selama tujuh hari. Isolat jamur endofit dilakukan karakterisasi secara makroskopis dan mikroskopis seta dilakukan uji aktivitas antibakteri menggunakan metode difusi Agar Plug yang didasarkan pada diameter zona hambat yang terbentuk disekitar Plug dengan analisis data dilakukan secara deskriptif.
Hasil penelitian menunjukkan dua macam jamur yang tumbuh. Fase stasioner jamur endofit koloni putih terjadi pada hari keenam dan hari ketujuh Isolat jamur endofit daun kakao memiliki karakteristik secara makroskopis berwarna putih dan hijau tua kehitaman. Secara mikroskopis isolat putih memiliki hifa dan konidiofor, isolat hijau tua kehitaman memiliki hifa. Uji aktivitas antibakteri isolat jamur endofit daun kakao (Theobroma cacao L.) menunjukkan bahwa isolat jamur endofit tersebut tidak dapat menghambat pertumbuhan bakteri Escherichia coli dan Staphylococcus aureus.
Kata kunci: Jamur endofit. Daun kakao (Theobroma cacao L.). Antibakteri. Escherichia coli, Staphylococcus aureus.
Tidak tersedia versi lain