Text
Pengaruh Ekstrak Etanolik Biji Sirsak (Annona Muricata L.) Terhadap Modulasi Siklus Sel Kanker Serviks Hela Dengan Metode Flowcytometry
Sirsak merupakan salah satu tanaman yang digunakan sebagai obat tradisional. Bijı sirsak mengandung senyawa terpenoid, flavonoid, saponin, polifenol, alkaloid dan annoceous acetogenin. Ekstrak biji sirsak telah terbukti memiliki aktivitas sitotoksik terhadap sel kanker serviks Hela. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh ekstrak etanolik biji sirsak (EEBS) dalam memodulasi siklus sel kanker serviks Hela Biji sirsak diekstraksi dengan menggunakan metode ultrasonik dengan pelarut etanol 96%. Uji sitotoksik EEBS menggunakan MTT assay dengan seri konsentrasi 500, 250, 125; 62.5, 31.25, 15,625 µg/ml terhadal sel kanker serviks Hela. Nilai ICso yang diperoleh digunakan untuk menentukan konsentrasi uji penghambatan siklus sel menggunakan analisis floweytometry dengan konsentrasi 1: 1/2: 1/4 ICs analisis dilakukan dengan cara membandingkan antara kontrol sel dengan perlakuan. Ekstrak etanolik bijı sırsak memperlihatkan adanya penghambatan siklus sel kanker serviks HeLa pada konsentrasi 1/4 IC sebesar 3,72% pada fase GI Terjadinya akumulasi dengan selisih 3.4% dibandingkan dengan kontrol sel sudah dapat dikatakan bahwa ekstrak tersebut memberikan penghambatan pada sel kanker.
Kata kunci: Ekstrak etanolik biji sirsak, sel Hela, siklus sel.
Tidak tersedia versi lain