Text
Disolusi Atorvastatin Kalsium Dalam Sistem Dispersi Padat Permukaan Dengan Aerosil
Atorvastatin kalsium merupakan obat dalam golongan BCS kelas II dan memiliki bioavailabilitas 14%. Diperlukan upaya untuk meningkatkan disolusi dan bioavailabilitas atorvastatin kalsium. Disolusi atorvastatin kalsium dapat ditingkatkan dengan pembentukan dispersi padat permukaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pembentukan dispersi padat permukaan dengan Aerosil terhadap disolusi atorvastatin kalsium dan perubahan karakter kristalnya.
Dispersi padat permukaan atorvastatin kalsium dengan Aerosil dibuat dalam rasio 9:1, 1:1, 1:4 b/b. Atorvastatin kalsium dilarutkan dalam etanol 96% kemudian ditambahkan Aerosil lalu pelarut diuapkan.. Serbuk dispersi padat permukaan diuji disolusi kemudian dibandingkan dengan atorvastatin kalsium murni, atorvastatin kalsium hasil rekristalisasi serta campuran fisiknya. Data yang diperoleh diungkapkan dengan Dese dianalisis secara statistik menggunakan One Way Annova dengan taraf kepercayaan 95%. Karakterisasi kristal atorvastatin kalsium dilakukan dengan FTIR dan SEM.
Hasil disolusi dispersi padat permukaan 1:1 dan 1:4 dapat meningkatkan disolusi atorvastatin kalsium. Deze dari dispersi padat permukaan 1:1 sebesar 34.51 dan dari rasio 1:4 sebesar 36.13, secara statistik tidak ada perbedaan bermakna sedangkan Deso dari rasio 9:1 sebesar 21.96. Deze dari atorvastatin kalsium hasil rekristalisasi sebesar 19.68. sedangkan pada campuran fisik 1:1 nilai DE hanya 9.05 Hasil analisis dengan FTIR dan SEM menunjukkan tidak terjadi perubahan morfologi partikel atorvastatin kalsium namun kemungkinan ada transformasi polimorf atorvastatin kalsium dalam dispersi padat maupun campuran fisik.
Kata kunci: Atorvastatin Kalsium, Aerosil, Sistem dispersi padat permukaan.
Tidak tersedia versi lain