Text
Pengaruh Budaya Organisasi Dan Sistem Pengembangan Karir Terhadap Kepuasan Karyawan (Studi Kasus Pada Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Desa, Kependudukan dan Pencatatan Sipil Provinsi Jawa Tengah)
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh budaya organisasi dan sistem pengembangan karir terhadap kepuasan karyawan sudi kasus pada dinas pemberdayaan masyarakatdesa, kependudukan dan pencatatan sipil provinsi Jawa TengahDalam penelitian ini data yang digunakan adalah data primer dan metode pengumpulan data menggunakan kuesionerSedangkan sampel dalam penelitian ini adalah karyawan dinas pemberdayaan masyarakatdesa, kependudukan dan pencatatan sipil provinsi Jawa Tengah. Metode pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah random sampling, dengan jumlah sebanyak 97 responden dari total populasi 97 karyawan. Metode analisis data yang digunakan adalah uji validitas, uji reliabilitasuji asumsi klasik (uji normalitas, uji multikolinearitas, uji heteroskedastisitas), analisis regresi linier bergandauji t (parsial)Hasil pengujian secara parsial (ujit) bahwa variabel budaya organisasi sebesar 4,677 1,987 dengan tingkat signifikan (sig) sebesar 0,000Nilai signifikan menunjukan 0,000 < 0,05 maka dapat disimpulkan bahwa Hi atau hipotesis pertama diterima. Artinya budaya organisasi (X) berpengaruh terhadap kepuasan karyawan (Y) dinas pemberdayaan masyarakatdesa, kependudukan dan pencatatan sipil provinsi Jawa Tengah. Kemudian pengujian secara parsial (uji t) terhadap variabel pengembangan karir sebesar 0,638 < 1,987 dengat tingkat signifikan (sig) sebesar 0,525. Nilai signifikan menunjukan 0,525 0,05 maka dapat disimpulkan bahwa hipotesis kedua ditolak. Artinya tidak ada pengaruh pengembangan karir (X2) terhadap kepuasan karyawan (Y) dinas pemberdayaan masyarakat, desa, kependudukan dan pencatatan sipil provinsi Jawa Tengah. Hasil pengujian koefisien determinasi (R) terhadap variabel budaya organisasi dan sistem pengembangan karir menunjukkan pengaruh terhadap kepuasan karyawan dinas pemberdayaan masyarakatdesa, kependudukan dan pencatatan sipil provinsi Jawa Tengah sebesar 29.6%, sedangkan sisanya 70,4% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini.
Tidak tersedia versi lain