Text
Aktivitas Penghambatan Tirosinase Ekstrak Etanol Kulit Ari Kacang Tanah Carachis Hypogaea L.) Secara In Vitro
INTISARI
Senyawa flavonoid mampu mencegah hiperpigmentasi. Kulit ari kacang tanah diketahui mengandung flavonoid. Flavonoid dapat tersari ke dalam pelarut etanol. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas penghambatan tirosinase ekstrak etanol kulit ari kacang tanah (Arachis Hipogaea L) (EEKAKT) secara in vitro, serta apakah aktifitasnya lebih baik dibandingkan dengan asam kojik
Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental dengan post test matched only control group design. Ekstraksi kulit ari kacang tanah menggunakan metode maserası dengan pelarut etanol 70%. EEKAKT dibuat seri konsentrasi 25, 50 dan 75 µg/ml. Asam kojik digunakan sebagai kontrol positif dan DMSO 5% digunakan sebagai kontrol negatif. Uji aktivitas penghambatan tirosinase menggunakan metode in vitro dengan L-DOPA sebagai substrat Aktivitas penghambatan tirosinase dapat dihitung dengan absorbansi microplate reader pada 2 492 nm. Data Se inhibisi diuji dengan uji Kruskal Wallis, dilanjutkan uji Mann-Whitney dengan taraf kepercayaan 95%
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa EFKAKT 25, 50, 75 µg/ml. mempunyai aktivitas penghambatan tirosinase sebesar 39.98%, 56.86%, dan 70.49%, namun tidak lebih baik daripada asam kojik (78,199)
Kata kunci: Kulit ari kacang tanah, etanol, inhibitor tirosinase.
Tidak tersedia versi lain