e-Skripsi, Thesis, & Disertasi

UPT Perpustakaan Unwahas

  • Beranda
  • Informasi
  • Berita
  • Bantuan
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title
Penanda Bagikan

Text

Toleransi Antar Umat Beragama Dalam Ruang Lingkup Pendidikan Agama Islam (Kajian Q.S Al- Baqarah: 256)

Sri Bintani - Mahasiswa; Dr. H. M. Aminuddin Sanwar, MM - Pembimbing I;

Pendidikan Islam dengan berbagai disiplin ilmu di dalamnya harus mampu melahirkan melahirkan individu yang ideal, yakni mewujudkan konsep khalifah sebagai manusia ideal dalam Islam rahmatan lil alamin yang ditunjukkan oleh Nabi Muhammad SAW. Dalam artian bahwa manusia ideal tersebut harus mampu melakukan transformasi dan sivilisasi kepada semua manusia di lingkungan tempat tinggalnya.

Manusia ideal yang demikianlah yang mampu menghargai pluralitas dalam beragama. Dengan demikian pendidikan Islam harus menanamkan sikap inklusif, demokratis dan toleran pada semua warna kehidupan. Dalam Al Qur'an, perbedaan agama merupakan sunnatullah yang mutlak, sehingga Al Qur'an menekankan mengenai mekanisme terkait bagaimana umat Islam menghargai perbedaan tersebut, sebab yang utama di dalamnya adalah stabilitas dan harmoni bagi semua manusia.

Secara fitrah, manusia adalah makhluk beragama. Percaya kepada sesuatu yang ghaib adalah nalurinya. Maka pondasi awal manusia dalam berkepribadian adalah agamanya. Interpretasi tentang ajaran agama pun mesti menjadi objek kajian. Jangan sampai karena ada perbedaan interpretasi malah memicu tindakan intoleransi yang lain. Islam, agama yang telah berkontribusi besar terhadap peradaban dunia telah lebih dahulu mewarisi wajah toleransi ke muka bumi. Adam sebagai ciptaan manusia pertama telah meletakan pondasi awal bagaimana menjadi manusia yang adil dan bijaksana. Dilanjutkan dengan nabi-nabi penerusnya, mereka menampilkan wajah Islam yang penuh dengan cinta dan damai. Sampai kepada nabi Muhammad SAW pun wajah cinta damai masih terus menggelora dan semakin identik dengan Islam. Bentuk sikap pendidikan toleransi dalam kehidupan sehari-hari yang terkandung dalam QS. Al-Baqarah ayat 256 adalah umat Islam dilarang melakukan pemaksaan terhadap orang yang tidak memeluk agama Islam untuk memeluk agama Islam. Karena hal tersbut bisa menjadikan pemikiran masyarakat terhadap umat Islam menjadi buruk. Bahkan bisa menimbulkan bahwa agama Islam adalah agama yang penuh dengan kekerasan dan pemaksaan.


Ketersediaan
#
Perpustakaan Pusat 900
S01566S
Tersedia
Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
900
Penerbit
: ., 2021
Deskripsi Fisik
167 hlm
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
900
Tipe Isi
text
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subjek
Program Pascasarjana
Pascasarjana PAI
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
-
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

File Karya Ilmiah
Tidak Ada Data
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

e-Skripsi, Thesis, & Disertasi
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

Opening Hours
Monday - Saturday :
Open : 08.00 AM
Close : 19.00 PM

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Modified by Perpus UWH
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Fakultas Teknik
  • Fakultas Hukum
  • Fakultas Agama Islam
  • Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik
  • Fakultas Pertanian
  • Fakultas Kedokteran
  • Fakultas Farmasi
  • Fakultas Keguruan & Ilmu Pendidikan
  • Fakultas Ekonomi
  • Pascasarjana
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik
Kemana ingin Anda bagikan?