Text
Pengaruh Variasi Konsentrasi Trietanolamin Terhadap Karakteristik Krim Ekstrak Etanol Daun Nangka (Artocarpus Heterophyllus) Sebagai Antioksidan
Ekstrak etanol daun nangka (Artocarpus heterophyllus) mengandung flavonoid, saponin dan steroid yang berpotensi sebagai antioksidan. Penggunaan Trietanolamin dalam pembuatan sediaan krim dengan konsentrasi tertentu bertujuan untuk mendapatkan sifat fisika krim yang lebih baik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik fisika kimia dan aktivitas antioksidan sediaan krim ekstrak daun nangka sebagai antioksidan. Penelitian ini menggunakan desain eksperimental dengan post test only control group design.
Ekstraksi dilakukan dengan metode maserasi menggunakan etanol 70%. Sediaan krim dibuat dalam 4 formula berdasarkan variasi konsentrasi Trietanolamin yaitu F(-) (1%); FI (1%); FII (2); FIII (3%). Krim yang diperoleh diuji karakteristik meliputi viskositas, pH, daya sebar, daya lekat, serta uji aktivitas antioksidan. Hasil uji organoleptis dan homogenitas dianalisis secara deskriptif, sedangkan hasil uji pH, viskositas, daya lekat dan daya sebar dianalisis secara regresi linier dan aktivitas antioksidan dianalisis menggunakan ANOVA satu jalan kemudian dilanjutkan uji LSD.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa keempat formula berbau khas daun nangka, berwarna hijau muda, homogen, dan memiliki pH sesuai pH kulit. Hasil aktivitas antioksidan sediaan krim ekstrak daun nangka sebesar F(-) (4,31%), FI (33.04%), FII (21,52%) dan FIII (30,37%). Variasi konsentrasi trietanolamin tidak mempengaruhi aktivitas antioksidannya.
Tidak tersedia versi lain