Text
Analisis Kelayakan Usaha Kerajinan Jenitri (Elaeocarpus Ganitrus Roxb) Di Kecamatan Sruweng Kabupaten Kebumen
Jenitri merupakan tanaman yang bijinya bisa dimanfaatkan sebagai bahan baku membuat kerajinan. Salah satu kerajinan tersebut adalah mala. Mala merupakan kerajinan tangan yang berbahan dasar utama biji jenitri yang masih produk setengah jadi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besarnya biaya produksi. tingkat penerimaan, pendapatan serta tingkat kelayakan usaha kerajinan jenitri di Kecamatan Sruweng kabupaten Kebumen. Metode dasar yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif analitis. Penentuan sampel lokasi dilakukan dengan metode purposive sampling, dan penentuan sampel responden dengan metode sensus. Data yang digunakan merupakan data primer dan data sekunder. Metode pengumpulan data dengan dokumentasi, wawancara, pencatatan, kuesioner, dan observasi. Hasil penelitian didapatkan bahwa biaya produksi kerajinan jenitri sebesar Rp 3.690.250 dalam satu bulan produksi, rata-rata penerimaan yang diperoleh sebesar Rp 5.769.321 dalam satu bulan produksi. Pendapatan sebesar Rp 2.078.979,97 dalam satu bulan produksi. Break Even point (BEP) atas dasar unit sebesar 184,51 unit dan Break Even Point (BEP) atas dasar harga sebesar Rp.12.668.11 /mala. Usaha kerajinan jenitri yang dijalankan layak untuk diusahakan, dapat ditunjukkan dengan R/C sebesar 1.58.
Tidak tersedia versi lain