Text
Upaya Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Melalui Metode Make A Match Pada Pembelajaran Akidah Akhlak Bab III (Tiga) Materi Jujur Dan Adil Pada Kelas VIII Di SMP Yasiha Gubug Tahun Pelajaran 2022-2023
Peneliti menyadari bahwa penggunaan metode dalam proses pembelajaran dapat mempengaruhi keaktifan dan hasil belajar siswa. Khususnya pada mata pelajaran Akidah Akhlak materi perilaku jujur dan adil, kurangnya hasil belajar siswa dapat ditandai dengan: 1) Menurunnya semangat belajar siswa yang disebabkan karena metode pembelajaran yang digunakan cenderung membosankan; 2) Beberapa siswa tidak memperhatikan dengan baik penjelasan materi yang disampaikan oleh guru; 3) Metode mengajar yang diterapkan oleh guru masih menggunakan metode ceramah, hal ini dirasa sebagian siswa merasa jenuh sehingga perlu adanya inovasi metode pembelajaran yang baru.Masalah yang peneliti rumuskan adalah sebagai berikut: 1) Bagaimana penerapan metode pembelajaran Make a Match sebagai upaya meningkatan hasil belajar Akidah Akhlak di SMP Yasiha Gubug tahun pelajaran 2022-2023; 2)Apakah dengan meggunakan metode pembelajaran Make a Match dapat meningkatkan hasil belajar siswa Pada pembelajaran Akidah Akhlak materi perilaku jujur dan adil Pada kelas VIII di SMP Yasiha Gubug tahun pelajaran 2022-2023. Adapun tujuan penelitian ini adalah: 1) Untuk mengetahui penerapan metode pembelajaran Make a Match dalam meningkatkan hasil belajar siswa kelas VIII di SMP Yasiha Gubug tahun pelajaran 2022-2023; 2) Untuk mengetahui peningkatan hasil belajar siswa melalui metode Make a Match Pada Pembelajaran Akidah Akhlak materi perilaku jujur dan adil Pada kelas VIII di SMP Yasiha Gubug tahun pelajaran 2022-2023.Metode penelitian ini menggunakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) oleh Kemmis dan Mc. Tanggart dengan model siklus, dimana setiap siklus memiliki 4 komponen yaitu: 1) Perencanaan; 2) Pelaksanaan; 3) Observasi; 4) Refleksi. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan: 1) Wawancara; 2) Tes; 3) Observasi; 4) Dokumentasi. Hasil penelitian yang menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar siswa adalah sebagai berikut: Pada tahap pra siklus presentase ketuntasan siswa mencapai 42,5% dengan rata-rata nilai 63,3 dan pada Siklus I belum mengalami banyak peningkatan yaitu masih pada presentase 52,5% rata-rata nilai 67,4 dengan jumlah siswa yang mencapai nilai KKM baru 21 siswa dari 40 siswa. Kemudian pada Siklus II presentase ketuntasan siswa meningkat mencapai 40% yaitu menjadi 92,5% dengan jumlah kenaikan siswa mencapai nilai KKM sebesar 70.
Tidak tersedia versi lain