Text
Analisis Pemasaran Sirup Kawis (Limonia Acidissima L) (Studi Kasus Di Ud "Karya Bakti Makanan Dan Minuman" Kabupaten Rembang)
Buah kawis merupakan buah langka yang tumbuh di Kabupaten Rembang, yang memiliki bentuk, aroma dan rasa yang khas. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui jalur pemasaran, pemasaran marjin dan efisiensi pemasaran dalam pemasaran sirup kawis. Metode dasar yang digunakan adalah metode deskriptif, penentuan sampel lokasi dengan purposive sampling dan sampel responden dengan snowball sampling yang terdiri dari 1 produsen, 2 pedagang besar, 22 pedagang pengecer dan 10 konsumen akhir. Data yang digunakan adalah data primer dan sekunder yang diambil pada bulan Desember 2017 dengan teknik wawancara, pencatatan dan observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada tiga saluran pemasaran sirup kawis. Saluran I: Produnen-Konsumen Akhir. saluran II: Produsen-Pedagang Pengecer-Konsumen Akhir dan saluran III: Produsen-Pedagang Besar-Pedagang Pengecer-Konsumen Akhir. Marjin Pemasaran pada saluran I tidak terbentuk karena harga yang ditentukan produsen dan harga yang diterima konsumen sama. Marjin pemasaran saluran II Rp 3.400 per botol dan saluran III Rp 6.500 per botol. Pemasaran sirup kawis sudah efisien, karena ketiga saluran pemasaran mempunyai persentase marjin yang rendah (saluran 1 = 0%, saluran II = 11,9% and saluran III = 21,6%) dan producer's share tinggi (saluran 1 = 100%, saluran II 88% and saluran III 79,4%). Saluran pemasaran yang paling efisien adalah saluran I karena semakin pendek saluran pemasaran maka semakin efisien pemasaran tersebut.
Tidak tersedia versi lain