Text
Identifikasi Komoditas Unggulan Tanaman Pangan Tiap Kecamatan Di Kabupaten Ngawi Periode 2011-2016
Pembangunan sektor pertanian menjadi hal yang penting dalam pembangunan perekonomian di Kabupaten Ngawi. Subsektor tanaman pangan memiliki rata-rata kontribusi terbesar pada tahun 2013-2016 yaitu sebesar 69,47%. Tujuan penelitian ini adalah mengidentifikasi komoditas tanaman pangan yang menjadi komoditas unggulan dan pengelompokan komoditas tanaman pangan menurut struktur pertumbuhan dan tingkat pembangunan pada tiap kecamatan di Kabupaten Ngawi. Penelitian ini menggunakan data sekunder yang berasal dari BPS Kabupaten Ngawi. Metode analisis yang digunakan adalah Location Quotient dan Tipologi Klassen. Analisis Location Quotient menunjukkan bahwa dari 19 kecamatan di Kabupaten Ngawi, tercatat Kecamatan Kendal yang paling banyak memiliki komoditas unggulan yaitu komoditas jagung, ubi kayu, ubi jalar, kacang tanah, dan kedelai. Sedangkan Kecamatan Geneng. Gerih dan Widodaren hanya memiliki satu komoditas unggulan yaitu komoditas padi. Analisis Tipologi Klassen menunjukkan bahwa komoditas padi menjadi komoditas andalan di 13 kecamatan yaitu Kecamatan Ngrambe, Kendal, Geneng, Kwadungan, Pangkur, Karangjati, Bringin, Padas, Kasreman. Ngawi, Pitu, Mantingan dan Karanganyar Komoditas ubi kayu menjadi komoditas potensial di 11 kecamatan yaitu Kecamatan Sine, Ngrambe, Jogorogo, Geneng. Kwadungan, Karangjati, Bringin, Kasreman, Ngawi, Kedunggalar dan Karanganyar Komoditas padi selain menjadi komoditas andalan juga menjadi komoditas berkembang di 6 kecamatan yaitu Kecamatan Sine, Jogorogo. Gerih, Paron, Kedunggalar dan Widodaren. Komoditas kacang tanah menjadi komoditas tertinggal di 11 kecamatan yaitu diecamatan Sine, Ngrambe, Jogorogo, Kendal. Kwadungan. Pangkur. Padas, Kasreman, Ngawi, Mantingan dan Karanganyar
Tidak tersedia versi lain