Text
Kelayakan Ekonomi Usahatani Tembakau (Nicotiana Tabacum) Di Kecamatan Karangawen Kabupaten Demak
Kecamatan Karangawen merupakan daerah sentra budidaya tanaman tembakau di Kabupaten Demak.. Budidaya tanaman tembakau di Kecamatan Karangawen dilakukan pada musim tanam ke 3 setelah tanaman padi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat biaya, penerimaan, pendapatan dan kelayakan ekonomi usaha berdasarkan nilai R/C. Metode dasar penelitian yang digunakan metode deskriptif. Metode pengambilan lokasi penelitian dengan purposive sampling. Pengambilan sampel responden dengan metode random sampling. Pengumpulan data dengan cara wawancara, observasi dan pencatatan. Metode analisis data yang digunakan adalah tingkat biaya, penerimaan, pendapatan, dan analisis kelayakan ekonomi berdasarkan nilai R/C. Penelitian ini dilakukan satu kali musim tanam dengan rata-rata luas lahan sebesar 0,45 Ha. Pada usahatani tembakau dibutuhkan biaya Rp.6.102.240 dan diperoleh penerimaan Rp. 12.651.956. Pada setiap musim tanam dapat dilakukan 6 kali pemanenan, dengan panen terbanyak pada panen ke 3 dan ke 4. Pendapatan yang diperoleh Rp.6.549.716 dengan nilai R/C sebesar 2,07 yang artinya usahatani ini menguntungkan.
Tidak tersedia versi lain