Text
Korelasi Pembiasaan Senyum, Salam, Sapa (3S) Dengan Pembentukan Sikap Tawadhu Santri Taman Pendidikan Al-Quran (TPA) Hidayatul Ikhsan Dukuh Depok Di Kecamatan Kalibening
Budaya Senyum, Salam, Sapa dilakukan sebagai bentuk moral action dari pendidikan karakter sebagai upaya pembentukan sikap tawadhu, di TPQ Hidayatul Ikhsan Dukuh Depok berupaya mengembangkan sikap tawahdu santrinya melalui penerapan budaya Senyum, salam dan sapa. Salah satu lembaga pendidikan yang melaksanakan budaya 3S dalam upaya membentuk sikap tawadhu santri dengan bekal pendidikan akhlakul karimah yang kuat diharapkan akan lahir anak-anak masa depan yang memiliki keunggulan kompetitif yang ditandai dengan kemampuan intelektual yang tinggi (ilmu pengetahuan dan teknologi) yang diimbangi dengan penghayatan nilai keimanan, akhlak, psikologis, dan sosial yang baik. Adapun rumusan masalah dalam penelitian ini yaitu Bagaimana pembiasaan Senyum, salam, Sapa, serta apakah terdapat Korelasi Pembiasaan 3S dengan sikap tawadhu santri TPQ Hidayatul Ikhsan Dukuh Depok di Kecamatan Kalibening. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis Pembiasaan 3S serta bagaimana korelasi Pembiasaan 3S dengan pembentukan sikap tawadhu santri TPQ Hidayatul Ikhsan Dukuh Depok Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan korelasional, dimana penelitian ini, menggunakan teknik pengumpulan data berupa wawancara, observasi, dokumentasi, studi pustaka, serta kusioner atau angket, dengan teknik analisis korelasional dimaksudkan untuk melakukan analisa Hubungan setiap variabel penelitian melalui pengujian hipotesis Hasil Penelitian menunjukkan pembiasaan Senyum, Salam, dan Sapa TPQ Hidayatul Ikhsan Dukuh Depok di Kecamatan Kalibening juga telah Sesuai dengan ketentuan. Pembiasaan Senyum, Salam, dan Sapa terhadap Sikap Tawadhu Santri TPQ Hidayatul Ikhsan Dukuh Depok mengenal dan mempelajari sikap ramah melalui interaksi kepada guru, orang tua maupun warga yang ada di sekitar TPQ. Pembiasaan salam, senyum dan sapa juga mengajarkan kepada para santri mengenai konsep kepedulian. Sedangkan hasil analisis korelasi yang dilakukan ditemukan nilai signifikan Pembiasaan 3S atau Salam, Senyum, Sapa sebesar 0.000 dimana lebih kecil dari 0.05 (0.000 < 0.05) atau H0 ditolak dan Haditerimah artinya terdapat korelasi antara pembiasaan salam, senyum dan sapa (3S) dengan Sikap Tawadhu santri TPQ Hidayatul Ikhsan Dukuh Depok. Nilai kofisien korelasi sebesar 0.516 menandakan bahwa pengaruh pembiasaan 3S terhadap pembentukan sikap tawadhu santri sebesar 51.6% dimana sisanya 48.4% di pengaruhi faktor lain diluar penelitian ini.
Tidak tersedia versi lain