Text
Implementasi Evaluasi Afektif Pada Pembelajaran Aqidah Akhlak Di Mi Nu Miftahul Khoiriyah Lambangan Undaan Kudus
Tesis ini membahas tentang implementasi evaluasi afektif pada pembelajaran aqidah akhlak. Studi ini dimaksudkan untuk menjawab permasalahan: (1) Bagaimana Pelaksanaan evaluasi afektif pada pembelajaran Aqidah Akhlak di MI NU Miftahul Khoiriyah Lambangan Undaan Kudus? 2) Apa saja faktor pendukung dan penghambat pelaksanaan evaluasi afektif pada pembelajaran Aqidah Akhlak di MI NU Miftahul Khoiriyah Lambangan Undaan Kudus? 3) Apa saja kendala dan solusi yang dihadapi dalam pelaksanaan evaluasi afektif pada pembelajaran Aqidah Akhlak di MI NU Miftahul Khoiriyah Lambangan Undaan Kudus? Permasalahan tersebut dibahas melalui metode kualitatif dengan studi lapangan (field research) untuk menggali data tentang implementasi evaluasi afektif pada pembelajaran Aqidah Akhlak di MI NU Miftahul Khoiriyah Lambangan Undaan Kudus Penelitian ini menunjukkan bahwa: 1) Pelaksanaan evaluasi afektif pada pembelajaran Aqidah Akhlak di MI NU Miftahul Khoiriyah lambangan Undaan Kudus dimulai dari memantau perilaku siswa dalam proses pembelajaran, dan dikembangkan penilaiannya ketika ulangan semester. Karena sikap siswa bisa diketahui dalam kehidupan sehari-hari melalui pemantauan. Juga pada evaluasi akhir semester dilakukan penilaian baik atau kurang baiknya sikap atau moral yang selama ini dilakukan oleh siswa. Selain itu pengembangan model afektif ini menititik beratkan pada penilaian penyikapan anak. 2) Faktor pendukungnya yaitu guru diharuskan membuat RPP, guru dapat memanfaatkan media pembelajaran, Selain itu pelaksanakan evaluasi afektif tersebut dimulai dalam bentuk ulangan harian, ulangan tengah semester maupun ulangan akhir semester, dan dukungan orang tua dalam memantau sikap siswa, agar senantiasa menghiasi diri dengan akhlaqul karimah. Adapun faktor penghambatnya yaitu sebagian kecil siswa yang memiliki keterbatasan dalam memahami materi agama, memerlukan waktu banyak untuk selalu memperhatikan perilaku siswa, juga harus memantau perkembangan sikap dan perilaku dalam keseharian siswa, kurangnya perhatian siswa dalam belajar dan evaluasi afektif yang membuat mereka menyepelekan apabila materi disampaikan oleh guru. 3) Kendala-kendala dalam pelaksanaan evaluasi afektif pada pembelajaran Aqidah Akhlak tersebut yaitu kurang siapnya siswa, input anak, atau anak yang kurang dalam berfikir untuk mengubah sikap yang lebih baik, kurang fokus terhadap materi pembelajaran yang dievaluasikan, sikap siswa yang berbeda-beda, dan tidak ada perubahan tingkah laku setelah adanya evaluasi pemahaman materi pembelajaran Aqidah Akhlak tersebut. Adapun solusinya yaitu memberikan semangat kepada siswa, adanya pengarahan untuk menambah dalam membaca materi, pemantauan secara khusus bagi siswa yang kurang fokus agar tidak tertinggal, pemantauan dari guru-guru terutama wali kelas demi meningkatkan kepribadian yang baik, rapat bersama guru dalam menentukan nilai siswa.
Tidak tersedia versi lain