Text
Standarisasi Parameter Non Spesifik Ekstrak Etanol Daun Pepaya (Carica Papaya L.) Di Dua Tempat Tumbuh
Penggunaan obat tradisional menjadi pilihan utama karena efek samping obat tradisional yang relatif kecil jika digunakan secara tepat dan tanpa penyalahgunaan Senyawa kimia yang terkandung dalam tanaman obat tidak dapat dijamin kestabilannya. Untuk itu perlu dilakukan standarisasi terkait efek farmakologi, toksisitas, farmakokinetik zat berkhasiat, penetapan mutu dan keamanan bahan baku ekstrak yang di gunakan di dalam penunjang kesehatan Penelitian ini bertujuan untuk melakukan standarisasi ekstrak etanol daun pepaya berdasarkan parameter non spesifik.
Penelitian ini merupakan jenis penelitian eksperimental. Proses ekstraksi daun pepaya dilakukan dengan metode maserasi menggunakan pelarut etanol 70% Standarisasi parameter non spesifik ekstrak etanol daun pepaya meliputi penetapan kadar air, kadar abu total, kadar abu tidak larut asam, susut pengeringan, bobot jenis dan cemaran logam berat ( Pb.As~dan~Cd)
Hasil parameter non spesifik ekstrak etanol daun pepaya Semarang menunjukkan bobot jems 1.36g/mL\pm0~g/mL kadar air 32.61\%\pm1. %, kadar abu total 14.19^{\prime}L\pm0.38^{\prime}+ kadar abu tidak larut asam 0.82\%\pm0.03\% cemaran logam berat As 0.27 mg/kg. Cd 3.67 mg/kg. Pb 0.92 mg/kg. susut pengeringan 80.11\%\pm0.39\% Sedangkan ekstrak etanol daun pepaya Boyolali menunjukkan bobot jenis 1.52 g/ml 0.08 g/ml. kadar air 23.80%±0.97% kadar abu total 13.92% +0.08% kadar abu tidak larut asam 2.09% ±0.17%, cemaran logam berat As
Tidak tersedia versi lain