Text
Pengaruh Sari Buah Jambu Biji Merah (Psidium Guajava. L) Terhadap Terjadinya Interferensi Pada Penetapan Kadar Protein Dengan Metode Lowry
Jambu biji merah merupakan buah yang banyak dimanfaatkan sebagai bahan pangan fungsional karena miliki fungsi untuk kesehatan. Sifat fungsional yang dimiliki jambu biji merah disebabkan oleh terdapatnya vitamin C yang cukup tinggi Jambu biji merah mempunyai sifat pereduksi yang dapat berpengaruh pada kadar protein di cairan tubuh. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya interferensi yang disebabkan penambahan sari buah jambu biji merah pada analisis penetapan kadar protein menggunakan metode Lowry. Senyawa pereduksi yang terkandung dalam buah jambu biji merah yaitu flavonoid, tanin, dan vitamin C dianalisis secara kualitatif menggunakan reaksi warna. Penggunaan larutan standar protein yang berupa Bovine Serum Albumin (BSA) dalam air dengan kadar 0.0, 100,0; 200.0, 3000, 400,0, 500.0, dan 600.0 µg/ml yang selanjutnya masing-masing kadar ditambahkan sari buah jambu biji merah dengan kadar berturut-turut 0.0; 20000.0; 40000.0, 60000.0, 80000,0; 100000,0; dan 120000,0 µg/ml Pengujian dan interferensi dilakukan secara statistic dengan analisis regresi berganda. Hasil uji kualitatif menunjukkan bahwa jambu biji merah positif mengandung senyawa pereduksi yaitu flavonoid, tannin, vitamin C yang dapat mempengaruhi hasil penetapan kadar protein dan memiliki nilai signifikansı sebesar 0,000 (sig 0,000 < 0.05). Berdasarkan nilai signifikansi (sig 0,000 < 0,05) maka pola interferensi yang terjadi adalah pola interferen analyte dependent.
Kata kunci: Sari buah jambu biji merah, Penetapan Kadar Protein, Metode Lowry, Interferensi.
Tidak tersedia versi lain