Text
Standarisasi Parameter Spesifik Dan Non Spesifik Ekstrak Etanol Daun Pisang Kepok (Musa Paradisiaca Linn)
Daun Pisang Kepok (Musa paradisiaca Linn) merupakan salah satu tanaman yang diketahui memiliki aktivitas antimikroba dan antioksidan. Dalam upaya pengembangan obat tradisional untuk menjamin mutu dan keamanannya dilakukan standarisasi parameter spesifik dan non spesifik agar diperoleh bahan baku yang seraganı, pada akhirnya dapat menjamin efek farmakologi tanaman tersebut.
Proses pembuatan ekstrak dilakukan dengan menggunakan metode ultrasonik menggunakan pelarut etanol 70% dilanjutkan dengan pengujian parameter spesifik meliputi pengamatan identitas ekstrak, organoleptik ekstrak, senyawa terlarut dalam pelarut tertentu dan kandungan kimia ekstrak (identifikasi alkaloid, flavonoid tanin, dan saponin). Parameter non spesifik meliputi pengamatan susut pengeringan, bobot jenis, kadar air, kadar abu total, kadar abu tak larut asam dan cemaran logam berat
Hasil pengujian parameter spesifik ekstrak etanol Daun Pisang Kepok secara organoleptik menunjukkan bahwa ekstrak tersebut adalah ekstrak kental yang berwarna coklat kehitaman, berbau khas pisang dan berasa pahit. Kandungan senyawa di dalam ekstrak larut dalam air 12.67% ± 1,154701 dan senyawa larut dalam etanol 14% ±2. Ekstrak mengandung senyawa alkaloid, flavonoid, tanin, dan saponin. Pada pengujian parameter non spesifik didapatkan susut pengeringan 51.9667% ±0.270252, bobot jems 1.2507 gr/ml ±0,000057, kadar air 23,7648% 20.171461. kadar abu total 19.5572 40,227640 dan kadar abu tidak larut asam 0.2310% 0.010064 Pada pengujian cemaran logam berat didapatkan logam timbal (Pb) 23473 0034623, dan tidak terdeteksi adanya logam merkuri (Hg) dan logam arsen (As)
Kata Kunci: Ekstrak Daum Pisang Kepok Musa paradistora Linn), Standarisasi, Ultronik
Tidak tersedia versi lain