Text
Pengaruh Penambahan Amylum Biji Durian (Durio Zibethinus L) Sebagai Bahan Penghancur Terhadap Sifat Fisik Dan Pelepasan Tablet Dexamethason
Biji durian dimata masyarakat masih dianggap sebagai limbah, namun di dalamnya terkandung amilum yang terdiri dari amilosa dan amilopektin. Kandungan amilosa memiliki sifat mudah menyerap air sehingga dapat digunakan sebagai bahan penghancur dalam pembuatan tablet. Dexamethason memiliki kompaktibilitas dan waktu alir yang kurang baik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan amilum biji durian sebagai bahan penghancur terhadap sifat fisik tablet dexamethason.
Tablet dexametashon 0,5 mg dibuat secara granulasi basah dengan kadar amilum biji durian sebagai bahan penghancur FI 05,00%; FII 09,00%; FIII 13,00%, dan FIV 17,00%. Granul kering diuji sifat fisiknya meliputi, sudut diam. waktu alir, kompresibilitas. Tablet dexamethason yang dihasilkan diuji sifat fisik tablet meliputi kekerasan tablet. kerapuhan tablet, waktu hancur tablet, keseragaman bobot tablet. Data yang diperoleh kemudian dianalisis secara statistik menggunakan regresi linier dengan taraf kepercayaan 95%.
Hasil uji sifat fisik granul dan sifat fisik tablet dexamethason dengan
bahan penghancur amlum biji durian untuk keempat formula memenuhi
persyaratan sesuai dengan literatur. Namun, pada ujt regrest linier tidak ada pengaruh pada penambahan varasi konsentrasi amilum biji durian terhadap pelepasan zat aktif dexsamethason
Kata kunci Amilum Biji Durian, Tablet Dexamethason, Sifat Fisik dan Pelepasan, Bahan Penghancur, Granulasi Basah.
Tidak tersedia versi lain