Text
Pendidikan Seks Bagi Remaja Dalam Prespektif Islam Pada Studi Kitab Qurratul Uyun
Kata Kunci: Pendidikan Seks, Remaja, Perspektif Islam, Kitab Qurratul Uyun Islam miliki berbagai aturan, pedoman, petunjuk, perintah serta larangan yang jelas mengenai seks yang bertujuan agar dapat memberi manfaat, keuntungan, kemaslahatan, kesejahteraan dan kebahagiaan di dunia dan akhirat. Pendidikan seks dalam islam juga menjadi bagian integral dari pendidikan aqidah (norma hukum syariah), akhlak (moral), maupun dari sisi ubudiyah (nilai ibadah). Pendidikan seks penting diberikan bagi para remaja sebagai suatu bentuk tarbiyah yang terkhusus mengajarkan seputar masalah seksualitas manusia. Tujuan penelitian untuk mengetahui: 1. Konsep pendidikan seksual remaja dalam perspektif islam pada kitab Qurratul Uyun; 2. Relevansi terapan pendidikan seks menurut materi kitab Qurratul Uyun dalam kurikulum pendidikan formal yang berlaku di Indonesia.C Jenis penelitian adalah kualitatif berbasis analisis isi (content analysis) dari kandungan materi pendidikan seks yang terdapat dalam kitab Qurratul Uyun. Subjek penelitian yaitu para remaja kisaran rentang usia 11-18 tahun, atau yang masih duduk di bangku SMP hingga SM SMA ataupun MTs hingga MA. Sumber data penelitian gunakan sumber data primer dari kitab Qurratul Uyun dan sekunder melalui hasil wawancara dengan dua responden praktisi pendidikan. Hasil penelitian antara lain: 1. Materi pendidikan seks islami kitab qurrotul uyun secara garis besar memuat tiga bahasan materi pokok berkenaan: a). Pernikahan dan perceraian; b). Bimbingan seksualitas dalam hubungan suami istri, serta c). Upaya mendukung terciptanya keluarga sakinah mawaddah warohmah; 2. Konsep pendidikan seksual remaja dalam perspektif islam pada kitab qurratul uyun berdasarkan telaah dari para praktisi pendidikan disebutkant a). Cakupan materi kitab ini dapat digunakan sebagai materi pendidikan seks islami bagi siswa madrasah lantaran sudah lazim digunakan di lingkungan pesantren. b). Unsur/elemen pokok yang mesti dipersiapkan antara lain aturan baku seputar standarisasi pedoman untuk penerapan kurikulum pendidikan seks di madrasah, penyusunan indikator penilaian efektifitas hasil belajar, kompetensi pengampu, instrumen manajemen pembelajaran. timeline program, media pembelajaran serta standar isi maupun standar proses sistem kurikulum pendidikan yang berjalan di samping berbagai temuan lain seperti strategi dan metode pembelajarannya, skema penyusunan perangkat pendidikan, media dan sumber materi pengajaran, evaluasi hasil belajar, berikut dengan kaitan faktor pendukung dan faktor penghambat yang dimiliki; 3. Relevansi terapan pendidikan seks menurut materi kitab qurratul uyun dalam kurikulum pendidikan formal yang berlaku di Indonesia dinyatakan sangat relevan, layak, cocok serta argent untuk diterapkan baik dalam bentuk aplikasi pembelajaran inklusif yang terintegrasi dengan pembelajaran PAI pada mapel qur'an hadist, aqidah akhlak, figih, dan SKI, ataupun dapat pula diaplikasikan secara otonom pada bentuk mapel tersendiri yang bernama Pendidikan Kesehatan Reproduksi Seksual dengan berbagai pertimbangan alasan dan nilai manfaat (outcome) yang diperoleh.
Tidak tersedia versi lain