Text
Aktivitas Imunomodulator Kombinasi Ekstrak Kayu Manis Dan Ekstrak Sambiloto Terhadap Peningkatan Antibodi IGM Pada Mencit BALB/C Yang Diinduksi Vaksin Hepatitis B
Sambiloto dan Kayu Manis mengandung banyak komponen kimia yang dapat digunakan sebagai agen imunomodulator. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji aktivitas kombinasi ekstrak Sambiloto dan Kayu Manis pada mencit Balb/C yang diinduksi vaksin hepatitis B.
Tiga puluh dua ekor mencit Balb/C dibagi menjadi 8 kelompok, yaitu kelompok tanpa vaksin diberi CMC-Na, kelompok kontrol normal, kelompok kontrol positif diberi levamisol, kelompok ekstrak sambiloto tunggal 150 mg/KgBB. kelompok ekstrak kayu manis tunggal 150 mg/KgBB. kelompok kombinasi ekstrak sambiloto dan kayu manis 1:1, kelompok kombinası ekstrak sambiloto dan kayu manis 2:1, kelompok kombinasi ekstrak sambiloto dan kayu manis 1:2. Pengamatan peningkatan antibodi IgM dilakukan menggunakan ELISA tak langsung
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian kombinası ekstrak Sambiloto dan Kayu Manis dapat meningkatkan antibodi IgM tertinggi yaitu pada pemberian dosis ES EKM 1:1 (150 mg/KgBB 150 mg/KgBB), dengan analisis statistik kruskal wallis dan uji mann withney pada serum hari ke-14 menunjukan bahwa kelompok ES EKM 21 signifikan terhadap kontrol normal, kontrol positif. ekstrak sambiloto tunggal, ekstrak kayu manis tunggal, kombinasi ES EKM 1:1 dan kombinasi ES EKM 1:2 (P0.05) yang artinya tidak ada perbedaan bermakna pada masing masing kelompok perlakuan
Kata kunci Sambiloto, Kayu Manis, Imunomodulator, IgM, ELISA tak langsung
Tidak tersedia versi lain