Text
Aktivitas Penghambatan Tirosinase Ekstrak Etil Asetat Kulit Ari Kacang Tanah (Arachis Hypogaea L.) Secara In Vitro
Hiperpigmentasi dapat dicegah menggunakan senyawa antioksidan. Kulit ari kacang tanah mengandung senyawa antioksidan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas penghambatan tirosinase ekstrak etil asetat kulit ari kacang tanah (EEAKAKT) secara in vitro dan apakah lebih baik daripada asam kojik yang merupakan senyawa yang konvensional digunakan sebagai anti hiperpigmentasi
Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental dengan post test onlymatched control group design. Ekstraksi dilakukan dengan metode maserasi menggunakan pelarut etil asetat. Ekstrak dibuat seri konsentrasi 25, 50. dan 75 µg/ml Asam kojik konsentrasi 50 µg/ml. digunakan sebagai kontrol positif dan DMSO 5% digunakan sebagai kontrol negatif Uji aktivitas penghambatan tirosinase menggunakan L-DOPA sebagai substrat. Aktivitas penghambatan tirosinase dihitung absorbansinya menggunakan microplate reader pada 2-492 nm Aktivitas penghambatantirosinase dilihat dari nilai inhibist Data inhibisi dianalisa menggunakan uji Kruskal Wallis dan dilanjutkan dengan uji Mann Whimeydengan taraf kepercayaan 95%
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa EEAKAKI konsentrasi 25. 50. dan 75 pg/mLmempunyai aktivitas penghambatan tirosinase sebesar 17.85% 37,5%, dan 60.35% namun tidak lebih baik daripada asam kojik (78.19%)
Kata kunci. Kulit ari kacang tanah, etil asetat, inhibitor tirosinase
Tidak tersedia versi lain