e-Skripsi, Thesis, & Disertasi

UPT Perpustakaan Unwahas

  • Beranda
  • Informasi
  • Berita
  • Bantuan
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
Image of Tinjauan Hukum Islam Terhadap Sistem Bagi Hasil Pertanian Sawah Di Desa Pakis Kecamatan Limbangan Kabupaten Kendal
Penanda Bagikan

Text

Tinjauan Hukum Islam Terhadap Sistem Bagi Hasil Pertanian Sawah Di Desa Pakis Kecamatan Limbangan Kabupaten Kendal

Ahmad Faizin - Mahasiswa; A. Saiful Aziz, S.HI., M.SI. - Pembimbing I; Ulya Himawati, M.Pd - Pembimbing II;

Akad muzara’ah yaitu kegiatan kerjasama pengolahan tanah, dimana pemilik tanah menyerahkan tanahnya kepada penggarap untuk di tanami dengan bibit dari pemilik tanah dan hasil panennya dibagi dua. Fokus Penelitian ini adalah: 1) Tindakan preventif ketidakjujuran bagi hasil pertanian sawah, 2) hukum islam terhadap tindakan preventif ketidakjujuran bagi hasil pertanian sawah di Desa Pakis Kecamatan Limbangan Kabupaten Kendal. Tujuan penelitian ini ialah untuk mengetahui: 1) Tindakan preventif ketidakjujuran bagi hasil dalam pengelolaan sawah, 2) Hukum islam terhadap tindakan preventif ketidakjujuran bagi hasil dalam penggelolaan sawah di Desa Pakis Kecamatan Limbangan Kabupaten Kendal. Penelitian yang dilakukan peneliti ialah penelitian lapangan yang dilaksanakan di Desa Pakis Kecamatan Limbangan Kabupaten Kendal. Proses pengumpulan data dilaksanakan dengan: (1) Observasi, (2) Wawancara, (3) Dokumentasi. Hasil dari penelitian adalah 1) Secara umum proses akad yang dilakukan masyarakat yaitu pertemuan antara pemilik lahan dan penggarap untuk melakukan perjanjian, dilakukan secara lisan dan saling percaya tanpa menghadirkan saksi, jangka waktu perjanjian tidak ditetapkan secara jelas, jenis tanaman atau bibit sepenuhnya ditentukan oleh penggarap, dan pembagian hasil panen dengan presentase 50 : 50. 2) Tindakan Preventif Ketidakjujuran bagi hasil pertanian sawah dalam hukum islam Desa Pakis Kecamatan Limbangan Kabupaten Kendal dalam praktik muzara‟ah lahan pertanian yang dilakukan masyarakat secara hukum Islam tidak sah dikarenakan ada syarat yang belum terpenuhi seperti waktu perjanjian yang tidak jelas kapan berakhirnya, tidak hanya padi yang di tanam tapi juga tanaman seperti kacang-kacangan, umbi-umbian tanpa ada kesepakatan di awal.


Ketersediaan
#
Perpustakaan Pusat (Digital) 200
S00129S
Tersedia
Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
200
Penerbit
: Universitas Wahid Hasyim., 2023
Deskripsi Fisik
129 hlm
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
100
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subjek
Prodi Hukum Ekonomi Syariah
Agama Islam
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
-
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

File Karya Ilmiah
  • Tinjauan Hukum Islam Terhadap Sistem Bagi Hasil Pertanian Sawah Di Desa Pakis Kecamatan Limbangan Kabupaten Kendal
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

e-Skripsi, Thesis, & Disertasi
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

Opening Hours
Monday - Saturday :
Open : 08.00 AM
Close : 19.00 PM

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Modified by Perpus UWH
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Fakultas Teknik
  • Fakultas Hukum
  • Fakultas Agama Islam
  • Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik
  • Fakultas Pertanian
  • Fakultas Kedokteran
  • Fakultas Farmasi
  • Fakultas Keguruan & Ilmu Pendidikan
  • Fakultas Ekonomi
  • Pascasarjana
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik
Kemana ingin Anda bagikan?