Text
Analisis Pengaruh Faktor-Faktor Keuangan Dalam Memprediksi Kondisi Financial Distress Perusahaan Transportasi Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia Periode 2015-2018
Penelitian ini bertujan untuk menguji secara empiris dan membuktikan kemampuan prediksi Working Capital to Total Asset, Retained Earning to Total Asset, Market Value of Equity to Book Value of Total Debt, dan Sales to Total Asset terhadap kondisi financial distress pada perusahaan transportasi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode tahun 2015-2018. Populasi dalam penelitian ini adalah perusahaan transportasi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia yang berjumlah 37 perusahaan dengan jumlah sampel 25 perusahaan. Metode pengambilan sampel yang digunakan adalah metode purposive sampling. Data yang digunakan dalam penelitian diperoleh dari laporan keuangan yang dipublikasi melalui www.idx.co.id. Analisis data dilakukan dengan analisis statistik deskriptif dan analisis regresi logistik. Hasil penelitian pada taraf signifikan 5% (0,05) menunjukkan bahwa: 1) Working Capital to Total Asset (WCTA) berpengaruh negatif dan signifikan terhadap financial distress. Yang ditunjukkan dari hasil beta korelasi sebesar - 8,990 dengan signifikansi 0,046. 2) Retained Earning to Total Asset (RETA) berpengaruh negatif dan signifikan terhadap financial distress. Yang ditunjukkan dari hasil beta korelasi sebesar -3,073 dengan signifikansi 0,039. 3) Market Value of Equity to Book Value of Total Debt (MVOETOBVTD) berpengaruh negatif dan signifikan terhadap financial distress. Yang ditunjukkan dari hasil beta korelasi sebesar -4,980 dengan signifikansi 0,029. 4) Sales to Total Asset (STA) berpengaruh negatif dan signifikan terhadap financial distress. Yang ditunjukkan dari hasil beta korelasi sebesar -11,512 dengan signifikansi 0,022.
Tidak tersedia versi lain