Text
Analisis Usaha Keripik Kentang (Solanum Tuberosum L) Di Desa Batur Kecamatan Batur Kabupaten Banjarnegara
Keripik kentang adalah makanan yang terbuat dari kentang (Solanum tuberosum L.) segar berbentuk irisan tipis yang digoreng dengan penambahan bahan makanan dan atau tanpa bahan makanan lain yang diizinkan. Keripik kentang yang baik berasal dari umbi kentang yang mempunyai kadar air dan gula rendah serta kadar pati tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui biaya produksi, penerimaan, pendapatan, tingkat kelayakan usaha keripik kentang di Desa Batur Kecamatan Batur Kabupaten Banjarnegara. Metode dasar yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif analitis. Penentuan sampel dilakukan dengan metode sampling jenuh, dan penentuan sampel responden dengan metode sensus. Data yang digunakan merupakan data primer dan data sekunder. Metode pengumpulan data dengan wawancara, observasi, kuesioner dan pencatatan, dan kajian pustaka. Hasil penelitian dalam satu bulan produksi didapatkan bahwa biaya produksi keripik kentang sebesar Rp. 29.825.265, rata- rata penerimaan keripik kentang sebesar Rp 39.600.000, rata-rata pendapatan keripik kentang sebesar Rp 9.774.735. Break Even point (BEP) atas dasar unit sebesar 904 unit dan Break Even Point (BEP) atas dasar rupiah sebesar Rp. 24.854/bungkus. Usaha keripik kentang yang dijalankan layak untûk diusahakan, dapat ditunjukkan dengan R/C sebesar 1,33.
Tidak tersedia versi lain