Text
Analisis Usaha Tani Bawang Merah Di Desa Kedondong Kecamatan Demak Kabupaten Demak
Desa Kedondong merupakan daerah penghasil bawang merah di Kecamatan Demak Kabupaten Demak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui biaya produksi, penerimaan dan pendapatan usahatani bawang merah serta mengetahui titik impas dan kelayakan usaha tani bawang merah. Metode dasar penelitian yang digunakan metode deskriptif. Metode penentuan sampel responden penelitian dengan simple random sampling, pengumpulan data dengan cara wawancara, observasi dan pencatatan. Metode analisis data yang digunakan adalah analisis biaya, penerimaan dan pendapatan, BEP dan RC Ratio. Hasil penelitian menunjukkan untuk lahan milik sendiri dengan luas lahan 0,42 Ha diperoleh rata-rata total biaya Rp.15.845.044/MT atau Rp.37.249.571/Ha/MT. Penerimaan rata-rata adalah Rp.39.070.200/MT atau Rp.94.146.000/Ha/ MT. Pendapatan rata-rata adalah Rp23.507.282/MT atau Rp. 57.710.442/Ha/MT, rata- rata titik impas usaha tani bawang merah menghasilkan nilai BEP (Produksi) 1.219 Kg, BEP (Harga) Rp. 5.236/Kg dan nilai RC ratio sebesar 2,53. Sedangkan lahan sewa dengan luas lahan 0.55 Ha memperoleh rata-rata total biaya Rp.26.776.518/MT atau Rp. 49.212.565/Ha/MT. Penerimaan rata-rata adalah Rp.51.100.000/MT atau Rp. 94.549.000/Ha/MT. Pendapatan rata-rata adalah Rp. 24.619.614/MT atau Rp. 45.935.918/Ha/MT, rata-rata titik impas usaha tani bawang merah menghasilkan nilai BEP (Produksi) 2.060 Kg, BEP (Harga) Rp.6.830 Kg dan nilai RC ratio sebesar 1,93. Usaha bawang merah lahan hak milik dan lahan sewa sudah melebihi BEP Produksi yaitu 3.005,40 Kg dan 3.930,76 Kg dan BEP Harga yaitu Rp. 13.000/Kg dan Rp. 13.000/Kg
Tidak tersedia versi lain