Text
Analisis Re-Welding Terhadap Struktur Makro, Mikro Dan Kekerasan
Pengelasan merupakan proses penyambungan dua buah logam dengan atau tanpa tekanan dan melibatkan panas serta terjadinya ikatan metalurgi. Hasil dari proses pengelasan terdapat tegangan sisa yang perlu diperhitungkan karena dapat
mengakibatkan keretakan apabila terlalu besar. Di dalam dunia industri pengukuran tegangan sisa sering dikaitkan dengan nilai kekerasan. Pemeriksaan sambungan las dengan peralatan yang portabel lebih diutamakan dan tanpa merusak hasil las. Secara umum pemeriksaan yang dilakukan terhadap hasil las adalah dengan pemeriksaan secara visual. Pemeriksaan dengan pengujian kekerasan dapat digunakan untuk memprediksi tegangan sisa yang terjadi dari pengelasan. Pengelasan berulang atau re-welding adalah hal yang sering terjadi dalam praktik di lapangan. Pemeriksaan pada re-welding dilakukan dengan
pemeriksaan secara visual, pemeriksaan makro, pemeriksaan mikro dan pengujian kekerasan. Pemeriksaan visual bertujuan membandingkan hasil pengelasan berulang dengan pengelasan sebelumnya. Pemeriksaan secara makro bertujuan
membandingkan penampang lasan dari pengelasan berulang dengan pengelasan sebelumnya. Pemeriksaan mikro bertujuan membandingkan hasil struktur butiran pengelasan berulang dengan pengelasan sebelumnya. Pengujian kekerasan
bertujuan membandingkan nilai kekerasan pada pengelasan berulang dengan pengelasan sebelumnya. Dengan melakukan pemeriksaan pada re-welding secara visual, pemeriksaan makro, pemeriksaan mikro dan pengujian kekerasan
didapatkan adanya perubahan bentuk lasan, perubahan pada struktur makro dan mikro serta peningkatan nilai kekerasan pada re-welding.Kata kunci: pengelasan, kekerasan, makro, mikro, visual
Tidak tersedia versi lain