e-Skripsi, Thesis, & Disertasi

UPT Perpustakaan Unwahas

  • Beranda
  • Informasi
  • Berita
  • Bantuan
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
Image of Analisis Kelayakan Usaha Pembesaran Lele (Claris Sp) Di Desa Mlilir Kecamatan Bandungan Kabupaten Semarang Saat Pandemi Covid-19
Penanda Bagikan

Text

Analisis Kelayakan Usaha Pembesaran Lele (Claris Sp) Di Desa Mlilir Kecamatan Bandungan Kabupaten Semarang Saat Pandemi Covid-19

Abdul Hafidz - Mahasiswa; Dr. Rossi Prabowo, S.Si., M.Si - Pembimbing I; Endah Subekti, S.Pt., M.P - Pembimbing II;

Ikan lele (Clarias sp) menjadi salah satu komoditi hasil perikanan yang sangat digemari oleh masyarakat, Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui biaya penerimaan dan pendapatan, BEP harga dan unit serta kelayakan usaha ditinjau dari segi RC ratio usahatani pembesaran lele di Desa Mlilir Kecamatan Bandungan Kabupaten Semarang. Teknik penentuan sampel responden dilakukan dengan cara metode sensus. Metode sensus merupakan metode penyelidikan dan wawancara lengkap, artinya semua individu yang ada dalam populasi dilakukan penyelidikan dan wawancara sebagai responden. Hasil penelitian menunjukan bahwa parameter usaha pemebesaran lele di Desa Mlilir Kecamatan Bandungan Kabupaten Semarang adalah sebagai berikut: Total rata-rata penerimaan dengan kolam lebih dari 10 sebesar Rp.295.000.000-, dengan rata-rata total biaya sebesar Rp.140.950.000-, sehingga rata-rata pendapatan petani yang diperoleh sebesar Rp.142.052.677-, sedangkan kolam kurang dari 10 diperoleh penerimaan rata-rata sebesar Rp.63.716.667-, dengan rata-rata total biaya Rp.33.648.051-, sehingga rata-rata total pendapatan yang diperoleh sebesar Rp.28.279.752-,. Nilai rata–rata BEP (Break Event Point) unit petani pembesaran ikan lele pada kolam lebih dari 10 sebesar 10.068/Kg, Sedangkan dari petani pembesaran ikan lele dengan kolam kurang dari 10 sebesar 2.353/Kg. Sedangkan nilai rata–rata BEP harga petani pembesaran ikan lele pada kolam lebih dari 10 sebesar Rp. 6.861. Sedangkan dari petani pembesaran ikan lele dengan kolam lebih dari 10 sebesar Rp. 7.558. Nilai rata- rata RC ratio petani pembesaran lele dengan kolam lebih dari 10 sebesar 1,98. Sedangkan rata- rata RC ratio petani pembesaran lele dengan kolam kurang dari 10 sebesar 1,61. Jadi usaha pembesaran ikan lele di Desa Mlilir Kecamatan Bandungan Kabupaten Semarang layak diusahakan dengan nilai R/C >1.


Ketersediaan
#
Perpustakaan Pusat 400
S01138S
Tersedia
Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
400
Penerbit
: ., 2020
Deskripsi Fisik
105 hlm
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
400
Tipe Isi
text
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subjek
Fakultas Pertanian
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
-
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

File Karya Ilmiah
  • Analisis Kelayakan Usaha Pembesaran Lele (Claris Sp) Di Desa Mlilir Kecamatan Bandungan Kabupaten Semarang Saat Pandemi Covid-19
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

e-Skripsi, Thesis, & Disertasi
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

Opening Hours
Monday - Saturday :
Open : 08.00 AM
Close : 19.00 PM

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Modified by Perpus UWH
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Fakultas Teknik
  • Fakultas Hukum
  • Fakultas Agama Islam
  • Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik
  • Fakultas Pertanian
  • Fakultas Kedokteran
  • Fakultas Farmasi
  • Fakultas Keguruan & Ilmu Pendidikan
  • Fakultas Ekonomi
  • Pascasarjana
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik
Kemana ingin Anda bagikan?