Text
Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Keengganan Muzzaki Dalam Membayar Zakat Melalui Badan Amil Zakat Atau Lembaga Amil Zakat Di Kota Semarang
Dana zakat yang dikelola secara optimal akan mampu mengatasi segala permasalahan masyarakat baik sosial maupun ekonomi oleh karena itu dibutuhkan BAZ/LAZ yang mempu bekerja profesional dalam pengelolaan zakat. BAZ/LAZ yang mampu bekerja profesional diharapkan mampu mengurangi keengganan masyarakat/muzaki untuk membayar zakat melalui BAZ/LAZ di Kota Semarang.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh lokasi, kepercayaan dan pendapatan terhadap keengganan masyarakat/muzaki dalam membayar zakat melaui BAZ/LAZ di Kota Semarang. Pengumpulan data dilakukan dengan menyebarkan kuisioner atau angket kepada 149 reponden yang terdiri dari 4 kecamatan yaitu Kecamatan Pedurungan. Kecamatan Tembalang. Kecamatan Semarang Barat dan Kecamatan Ngaliyan, dari 149 kuisioner yang dibagikan terdapat 18 orang membayar zakat melalui BAZ/LAZ kemudian 100 orang yang membayar langsung kemustahik, 24 memilih membayar zakat melalui mushola, 5 orang tidak membayar zakat karena tidak mampu dan 2 orang tidak membayar zakat karena tidak tahu. Metode analisis yang digunakan uji validitas, uji reabilitas, uji asumsi klasik dan regresi berganda.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa: Variabel lokasi secara parsial tidak berpengaruh signifikan terhadap keengganan masyarakat/muzaki dalam membayar zakat melaui BAZ/LAZ di Kota Semarang, Variabel kepercayaan secara parsial berpengaruh signifikan terhadap keengganan masyarakat/muzaki dalam membayar zakat melaui BAZ/LAZ di Kota Semarang. Variabel pendapatan secara parsial tidak berpengaruh signifikan terhadap keengganan masyarakat muzaki dalam membayar zakat melaui BAZ/LAZ di Kota Semarang dan Variabel lokasi, kepercayaan dan pendapatan secara bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap keengganan masyarakat dalam membayar zakat melalui BAZ/LAZ di Kota Semarang
Tidak tersedia versi lain