Text
Analisis Efisiensi Organisasi Pengelola Zakat Tingkat Nasional Dan Tingkat Daerah Kota Semarang Dengan Menggunakan Metode Data Envelopment Analysis
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat efisiensi Organisasi Pengelola Zakat Tingkat Nasional dan Tingkat Daerah Kota Semarang secara relaif dengan menggunakan metode Data Envelopment Analysis dengan pendekatan produksi. DEA merupakan metode nonparametik yang digunakan untuk mengukur tingkat efisiensi unit pengambil keputusan secara relatif. Metode ini mengukur rasio antara output dan input yang diperbandingkan antar OPZ Tingkat Nasional secara periode 2010-2015 yang diteliti, dan perbandingan antar OPZ Kota Semarang dengan Tingkat Nasional pada periode 2015. Variabel output yang digunakan meliputi dana terhimpun dan dana tersalurkan, sedangkan input-nya adalah biaya personalia, biaya sosialisasi dan biaya operasional.
Hasilnya menunjukkan bahwa efisiensi OPZ Tingkat Nasional pada periode 2010- 2015 menunjukkan bahwa hanya ada satu OPZ yang efisiensi yaitu Rumah Zakat, sedangkan Baznas mengalami in-efisiensi tahun 2015 dengan skor 0,645% dan Dompet Dhuafa pada tahun 2010 mengalami in-efisiensi dengan skor 0.744 dan tahun 2011 mengalami in-efisiensi dengan skor 0.756Penyebab utama in- efisiensi adalah OPZ harus bisa meningkatkan variabel output dana terhimpun dan dana tersalurkan, selanjutnya OPZ harus meminimalisasi variabel input yaitu biaya personalia, biaya sosialisasi, dan biaya operasional lainnya.
Dalam penelitian ini perbandingan efisiensi antara lembaga zakat tingkat nasional dan tingkat daerah Kota Semarang pada tahun 2015 menunjukkan hasil yang efisiensi, itu artinya lembaga zakat tingkat daerah Kota Semarang sama efisiensinya dengan lembaga zakat Tingkat Nasional pada tahun 2015.
Tidak tersedia versi lain