Text
Peningkatan Kemampuan Memahami Isi Bacaan Dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia Melalui Metode Mind Mapping Siswa Kelas VI A MI Husnul Khatimah Semarang Tahun Ajaran 2022/2023
Peserta didik diharapkan dapat mengembangkan potensi yang mereka miliki dalam sikap, pengetahuan, dan keterampilan memahami isi bacaan. Penelitian ini bertujuan untuk memperbaiki dan meningkatkan aktivitas siswa dan kemampuan memahami isi bacaan melalui hasil belajar dengan menggunakan metode Mind mapping pada mata pelajaran Bahasa Indonesia di kelas VI A MI Husnul Khatimah Semarang. Penelitian tindakan kelas (PTK) ini terdiri dari dua siklus dengan mengadopsi teori model Kemmis dan Mc. Taggart, yang terdiri dari perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Teknik pengumpulan data menggunakan lembar observasi dan test, sedangkan teknik analisa data menggunakan Analisa Deskriptif. Metode Mind Mapping yang diterapkan dapat memberikan nilai positif, dapat dijadikan sebagai wadah dan sarana efektif, efisien, dan komprehensif dalam memperbaiki dan meningkatkan aktivitas peserta didik. Implementasi ini akhirnya dapat mendorong, memotivasi, dan menumbuhkan daya ingat siswa. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan keaktifan siswa dan hasil belajar yang signifikan, yaitu sebagai berikut: (1) Hasil lembar observasi aktivitas siswa menunjukkan peningkatan yang terlihat dari sepuluh indicator. Hasil pra siklus 48% (Kurang), menjadi cukup pada siklus 1 pertemuan 1 dengan prosentase 61%, kemudian naik pada kategori baik pada siklus 1 pertemuan 2 dengan prosentase 72%, pada siklus 2 pertemuan 1 tetap pada kategori baik tetapi dengan prosentase yang meningkat yaitu 82%, kemudian siklus 2 pertemuan 2 meningkat lagi prosentase 87% dengan kategori baik sekali. (2) Penerapan metode Mind Mapping dapat memaksimalkan serta meningkatkan hasil belajar siswa. Hal ini terbukti hasil belajar siswa yang meningkat mulai pra siklus dengan rata-rata 64,24, naik pada siklus 1 pertemuan 1 dengan rata-rata 69,72, dilanjutkan pada siklus 1 pertemuan 2 dengan rata-rata 72,90. Kenaikan pun berlanjut pada siklus 2 pertemuan 1 dengan rata-rata 76,10, dan diakhiri siklus 2 pertemuan 2 dengan rata-rata 82,00. Demikian juga dengan ketuntasan juga mengalami peningkatan yang signifikan, mulai pra siklus 29,0% naik menjadi 64,5% di siklus 1 dan di
Tidak tersedia versi lain