Text
Upaya Peningkatan Hasil Belajar IPA Materi Energi Dan Perubahannya Melalui Model Discovery Pada Siswa Kelas V MI Darussalam Tlogoboyo Kecamatan Bonang Kabupaten Demak
Penelitian ini dilatarbelakangi ketika proses pembelajaran yang dikemas berupa guru menyampaikan materi dan peserta didik hanya sebagai pendengar sehingga peserta didik menjadi pasif dalam kegiatan belajar dan berkurangnya minat belajar menjadi rendah yang berdampak pada hasil belajar siswa. Model pembelajaran discovery menjadi salah satu solusi fenomena tersebut karena pembelajarannya dirancang memungkinkan siswa lebih rileks dan semangat dalam belajar. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan (1) Mendeskripsikan penerapan model pembelajaran discovery pada mata pelajaran IPA materi energi dan perubahannya pada siswa kelas V di MI Darussalam Tlogoboyo Kecamatan Bonang Kabupaten Demak. (2) Mengetahui peningkatan hasil belajar siswa setelah diterapkannya model discovery mata pelajaran IPA materi energi dan perubahannya pada siswa kelas V di MI Darussalam Tlogoboyo Kecamatan Bonang Kabupaten Demak. Peneliti menggunakan model penelitian tindakan kelas dengan model spiral dari Kemmis dan Mc. Taggart. Penelitian ini memiliki empat tahapan yakni: (1) Perencanaan (Plan), (2) Tindakan (Action), (3) Pengamatan (Analysis), (4) Refleksi (Reflection). Peneliti dalam penelitian ini menggunakan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, tes, dan dokumentasi. Hasil penelitian penerapan model pembelajaran discovery dalam peningkatan hasil belajar mata pelajaran IPA kelas V MI Darussalam Tlogoboyo Kecamatan Bonang Kabupaten Demak, dari data nilai awal dengan jumlah 27 siswa, yang tuntas 7 siswa (25,93%), sedangkan yang tidak tuntas 20 siswa (74,07%). Setelah diterapkan model pembelajaran discovery pada siklus pertama mengalami peningkatan yakni dengan jumlah siswa 27, yang tuntas sebanyak 14 siswa (51,85%), sedangkan yang tidak tuntas sebanyak 13 siswa (48,15%). Selanjutnya pada siklus kedua dari 27 siswa, yang tuntas sebanyak 22 siswa (81,48%) sedangkan yang tidak tuntas sebanyak 5 siswa (18,52%).
Tidak tersedia versi lain