Text
Peran Guru Ski Dalam Menumbuhkan Minat Belajar Siswa Menggunakan Metode Edutainment Pada Mata Pelajaran Ski Kelas X Di Madrasah Aliyah Negeri Kendal Tahun Pelajaran 2022/2023
Realita yang terjadi di dunia pendidikan pada saat ini yaitu munculnya berbagai masalah yang menghambat kelancaran proses pembelajaran. Khususnya pembelajaran yang berbasis keagamaan seperti pada mata pelajaran sejarah kebudayaan Islam. Oleh sebab itu diperlukan adanya metode pembelajaran yang menarik peserta didik untuk mampu memahami makna sejarah yang telah di sampaikan dengan baik dan menyenangkan. Penelitian ini berfokus pada: (1) Peran Guru SKI dalam menumbuhkan minat belajar siswa menggunakan metode edutainment pada mata pelajaran SKI kelas X di Madrasah Aliyah Negeri Kendal (2) Faktor pendukung dan faktor penghambat peran guru dalam menumbuhkan minat belajar siswa menggunakan metode edutainment pada mata pelajaran SKI kelas X di Madrasah Aliyah Negeri Kendal. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui (1) Peran guru SKI dalam menumbuhkan minat belajar siswa menggunakan metode edutainment pada mata pelajaran SKI kelas X di Madrasah Aliyah Negeri Kendal (2) Faktor pendukung dan faktor penghambat peran guru SKI dalam menumbuhkan minat belajar siswa menggunakan metode edutainment pada mata pelajaran SKI kelas X di Madrasah Aliyah Negeri Kendal. Jenis penelitian ini yaitu penelitian kuliitatif lapangan. Sedangkan untuk memperoleh data peneliti menggunakan metode observasi, wawancara dan dokumentasi yang kemudian di analisis menggunakan analisis deskriptif kualitatif. Berdasarkan hasil penelitian ini dapat diketahui bahwa (1) Guru SKI memiliki peran sebagai model, perencana, pemimpin, dan administrasi, selain itu guru SKI juga berperan dalam membentuk suasana kelas menjadi positif, kondusif dan menyenangkan. Metode edutainment yang digunakan dalam proses pembelajaran SKI di kelas X yaitu Humanizing the classroom, accelerated learning, active learning, quantum learning dan quantum teaching. (2) Faktor pendukung yaitu kesabaran dan kreatifitas guru, antusias dan sopan santun peserta didik dan refrensi sesuai. Sedangkan faktor penghambat yaitu fasilitas yang kurang memadai, suasana hati peserta didik yang berubah-ubah.
Tidak tersedia versi lain