Tujuan : Membuktikan bahwa terdapat hubungan antara faktor risiko anak terhadap kejadian stunting di Puskesmas Pamotan Kabupaten Rembang. Hasil : Hasil penelitian ini membuktikan bahwa, BBLR (OR=2,657 p=0,006), Panjang Badan Lahir (p=0,036 OR=2,091), ASI Eksklusif (OR=4,703 p=0,001), MPASI (OR=2,314 p=0,016), dan Riwayat Diare (OR=2,693 p=0,005) merupakan faktro risi…
Latar belakang: Seiring berjalannya waktu munculah teknologi baru yaitu smartphone yang dapat digunakan untuk mengobrol dalam jarak jauh. Dengan adanya smartphone bisa dilakukan komunikasi dengan seseorang yang jaraknya sangat jauh. Tidak hanya bertukar pesan bahkan bisa berinteraksi lewat video call, dimana selain ada audio tetapi juga ada video sehingga bisa …
Latar Belakang : Stunting adalah salah satu keadaan malnutrisi yang berhubungan dengan ketidakcukupan zat gizi masa lalu sehingga termasuk dalam masalah gizi yang bersifat kronis. Bayi di bawah lima tahun yang mengalami kurang gizi semenjak di dalam kandungan hingga awal bayi lahir menimbulkan gagal tumbuh yang akan mulai nampak ketika bayi berusia dua tahun. Salah satu penyakit inf…
Hasil : Dari Uji univariat karakteristik frekuensi didapatkan hasil sebanyak 36 subyek balita yang telah dilakukan penelitian didapatkan sebanyak 0 subyek balita (0%) memiliki hasil positif(+) Infeksi Soil Transmitted Helminth dan 36 subyek balita (100%) memiliki hasil negatif(-) Infeksi Soil Transmitted Helminth.
Tujuan: Tujuan dari dilakukannya penelitian ini adalah mengetahui hubungan pola makan dengan kejadian konstipasi. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara pengetahuan mengenai asupan cairan dan asupan serat terhadap kejadian konstipasi (p-value = 0,008; dan 0,001) atau terjadi penolakan Ho dan penerimaan Ha.
Tujuan : Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh terapi akupuntur terhadap derajat nyeri lutut pada pasien osteoartritis di RSU Ja’far Medika Karanganyar. Hasil : Hasil uji Wilcoxon menunjukkan nilai signifikansi 0,000
Latar Belakang: Pediculosis capitis merupakan penyakit parasite yang sering terjadi pada lingkungan pondok pesantren karena kurangnya menjaga personal hygiene dan tingkat kepadatan hunian yang tinggi dengan dampak buruk yang ditimbulkan seperti rasa gatal di rambut, gangguan tidur, hingga anemia serta dampak psikologis rasa malu dan tidak percaya diri. Tujuan…