Hasil analisis menunjukkan bahwa usahatani padi organik per musim tanam memperoleh rata-rata penerimaan sebesar Rp. 27.900.000,- dan pendapatan sebesar Rp. 21.886.669,- sedangkan pada padi anorganik memperoleh rata-rata penerimaan sebesar Rp. 21.992.188,- dan pendapatan sebesar 14.282.396 ,-. Pada padi organik BEP unit sebesar 859,05 kg gabah dan BEP ha…
Hasil penelitian menunjukkan usaha penggemukan sapi potong sejumlah 54 ekor dan lama masa penggemukan dalam satu siklus selama 6 bulan. total biaya per responden rata – rata sebesar Rp.51.588.001,-/siklus, yang terdiri dari total biaya variable per responden sebesar Rp. 50.920.706,- dan total biaya tetap per responden sebesar Rp.667.295,-. Penerimaan per responden sebesar Rp.78.241.500,-…
Hasil analisis IFAS dan EFAS menunjukkan bahwa kekuatan utama dalam budidaya bawang merah di lahan berpasir meliputi ketersediaan lahan, peningkatan produksi, peluang pengembangan skala nasional, efisiensi biaya, serta tingginya permintaan pasar yang membuka peluang ekspor dan inovasi teknologi. Penerapan teknologi budidaya, seperti penggunaan pupuk organik dan agensi hayati, terbukti meni…
Hasil penelitian menunjukkan terdapat 2 pola saluran pemasaran yaitu saluran 0 tingkat: produsen - konsumen akhir dan saluran 1 tingkat: produsen – pedagang pengecer – konsumen akhir. Margin pemasaran pada saluran 0 tingkat tahu putih dan tahu goreng adalah Rp.0, pada saluran pemasaran 1 tingkat kemasan plastik margin pemasaran tahu putih Rp. 500 dan tahu goreng Rp. 1500, sedangkan pad…
Strategi utama pada usaha ini yaitu memperbaiki promosi untuk mendapatkan pangsa pasar dan menerapkan pemasaran digital untuk memgambil peluang permintaan kopi yang tinggi dan tren konsumsi kopi yang meningkat. Memanfaatkan cita rasa, aroma dan kebersihan produk sebagai daya tarik utama dalam promosi dan menambah varian rasa baru seperti tanaman rimpang untuk mempertahankan dan menarik min…
Hasil penelitian terdapat 3 pola saluran pemasaran: I (Petani – Konsumen), II (Petani – Pedagang Pengecer – Konsumen), III (Petani – Pedagang Pengumpul – Pedagang Pengecer – Konsumen.). Margin pemasaran I Rp 0/Kg, II Rp. 3.400/Kg, III Rp. 8.333,33/kg. Framer’s share I 100%, II 80%, III 545. Ratio keuntungan atas biaya I 10,0, II 4,84, III 5,20. Tingkat efisiensi pemasaran I …
Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata total biaya berbeda-beda, sesuai dengan jenis ikan. Total biaya jenis ikan tongkol sebesar Rp 1.548.151/produksi, jenis ikan pari/genjong sebesar Rp 1.543.403/produksi, dan jenis ikan manyung sebesar Rp 2.638.556/produksi. Rata-rata total penerimaan jenis ikan tongkol sebesar Rp Rp 2.397.283, penerimaan jenis ikan pari/genjong sebesar Rp 2.068.0…
Hasil penelitian menyatakan bahwa secara parsial faktor-faktor tenaga kerja dan curah hujan berpengaruh positif dan signifikan terhadap produktivitas kelapa sawit. Faktor hari hujan berpengaruh negatif dan signifikan terhadap produktivitas kelapa sawit. Faktor pupuk berpengaruh signifikan terhadap produktivitas kelapa sawit. Secara simultan faktor tenaga kerja, curah hujan, hari hujan, dan…
Hasil analisis menunjukan bahwa secara parsial dan simultan menunjukan bahwa variabel budaya, sosial, dan pribadi berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian. Sedangkan faktor psikologis tidak berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian. Dari keempat faktor, faktor pribadi paling signifikan dari faktor lainnya dengan nilai signifikan 2,547.