Penelitian dilakukan secara observasional dengan desain cross sectional. Data diperoleh secara retrospektif dari informasi keluhan efek samping yang pernah dialami pasien setelah melakukan kemoterapi dan penulusuran catatan rekam medis. Didapatkan sebanyak 40 sampel yang memenuhi kriteria inklusi. Evaluasi efek samping mengacu pada British Columbia Cancer…
Bathbomb dibuat menggunakan metode pencampuran dengan variasi asam tartrat FI 35,1%, F2 40,2% dan F3 43,4%. Evaluasi karakteristik meliputi organoleptik, keseragaman bobot, pH, kekerasan, efektifitas waktu melarut, uji tinggi dan kestabilan busa, kadar air dan uji hedonik. Hasil karakteristik fisik bathbomb menunjukkan bahwa ketiga formula memberikan hasil eval…
Daun mangga arum manis diekstraksi menggunakan metode maserasi dengan pelarut etanol 96%, dilanjutkan purifikasi ekstrak menggunakan metode fraksinasi cair-cair yang dilakukan secara bertingkat dengan pelarut n-heksana, etil asetat dan air. Ekstrak terpurifikasi merupakan hasil dari fraksi etil asetat. Ekstrak yang diperoleh dilakukan uji aktivitas antibakteri menggunakan metode…
Serbuk kulit batang matoa diekstraksi dengan alat microwave frekuensi 2.500 MHz menggunakan etanol 70% dan variasi suhu 30, 40, 50, 60, 70oC dengan waktu 20, 30, 40, 50 dan 60 menit. Kemudian dipekatkan menggunakan rotary evaporator. Hasil ekstrak diuji aktivitas tabir surya λ 290-320 nm untuk SPF dan λ 292,5-372,5 nm untuk %Te dan %Tp dan ditetapkan kadar flavonoid total d…
Kompleks molekular asam glikolat-kitosan dengan perbandingan konsentrasi 1:1 diberi perlakuan sonikasi selama 10 menit. Nanoemulsi dibuat dengan variasi kecepatan pengadukan 10.000 rpm, 15.000 rpm dan 20.000 rpm dengan waktu 50 menit. Diuji karakteristik fisik organoleptis, homogenitas, tipe nanoemulsi, pH, viskositas, ukuran partikel, indeks polidispersitas dan zeta potens…
Pembuatan ekstrak etanol daun mangga dengan metode maserasi menggunakan etanol 96% dan dilanjutkan dengan purifikasi ekstrak secara bertingkat menggunakan n-heksan, etil asetat dan air. Pengujian aktivitas antibakteri menggunakan konsentrasi 50%, 75%, dan 100%, kontrol positif (klorheksidin 0,2%) dan kontrol negatif (DMSO). Adanya aktivitas antibakteri ber…
Daun brokoli diekstraksi dengan metode maserasi menggunakan pelarut n- heksan, etil asetat, etanol 96%, etanol 70% dan metanol sehingga dihasilkan 5 ekstrak daun brokoli (EDB). Identifikasi flavonoid EDB menggunakan uji shinoda. Uji aktivitas antioksidan EDB menggunakan metode ABTS dengan pembanding Trolox. Penetapan kadar flavonoid total EDB menggunaka…
Daun biduri diekstraksi menggunakan metode maserasi dengan pelarut etanol 70% sehingga diperoleh ekstrak etanol 70% daun biduri. Uji aktivitas antioksidan ekstrak etanol daun biduri dilakukan menggunakan metode ABTS dengan pembanding trolox. Penetapan kadar fenolik total dilakukan dengan pereaksi folin- ciocalteu dan pembanding asam galat. Penetapan kadar flavonoid total dilakuk…
Serbuk Bayam Merah dibuat dengan metode Foam-Mat Drying (FMD) menggunakan pelarut aquadest dengan rasio 1:1 (100 gr bayam : 100 ml aquadest), maltodekstrin 15% dan tween 80 6% yang dikeringkan pada suhu 55ºC selama 60 menit. Serbuk yang diperoleh diformulasikan pada sediaan Spray Gel dengan variasi FMD Bayam Merah 1% (FI), 3% (FII), dan 5% (FIII). Spray Gel diuji …
Kulit batang matoa (Pometia pinnata) diekstraksi menggunakan metode ultrasonik variasi suhu 30, 40, 50, 60, dan 70oC waktu 20, 30, 40, 50 dan 60 menit, filtrat dikentalkan dengan alat rotary evaporator. Ekstrak diuji tabir surya dan kadar flavonoidnya dengan alat spektrofotometer UV-Vis λ 290-320 nm. Hasil data uji tabir surya meliputi persen transmisi eritema (%Te), persen transmisi pi…